Mantan pemain Persebaya, Mahmoud Ied tempil cukup impresif di Thai League 1. Dia sukses membawa timnya True Bangkok United memuncaki klasemen sementara.
Sejauh ini, pemain berpaspor Palestina dan Swedia tersebut menjadi salah satu andalan. Dia telah mencatak tiga gol bersama True Bangkok United sejauh ini di semua ajang.
Mahmoud Ied juga mencatatkan menit bermain di AFC Champions League musim ini.
Nama Mahmoud Ied sebenarnya tidak asing, dia pernah memperkuat Persebaya pada musim 2020/2021.
Hanya saja, kiprahnya di Liga Indonesia tidak lama. Mahmoud Ied bermain untuk Persebaya setengah musim.
Pemain yang bisa di tempatkan sebagai penyerang sayap tersebut kemudian pindah ke sejumlah klub di Qatar hingga Bahrain, sebelum akhirnya bermain untuk klub Thailan Nongbua FC di Thailand.
Pada awal musim ini, Mahmoud Ied memutuskan untuk pindah ke klub lain di Liga Thailand, True Bangkok United.
Beberapa suporter menilai Mahmoud Ied cocok untuk kembali bermain di Persebaya. Hal tersebut seperti yang diutarakan di dalam unggahan akun fansbase @bonek.pedia di Instagram.
"Mending Eid seh lak podo" posisi ne multirole, postur Eid luih fleksibel lak dadi target man," tulis @nut************.
"Angel.. Persebaya cocok striker yg agak tinggi , bisa sprint , bisa bawa bola , sejauh ini yg belum tergantikan ya DDS.. cari sejenis itu.. ojok cilik2 kyk victor.. suram baru pegang bola langsung tibo.. model Eid iku yo apik n gak larang," komentar @alex***********.
Baca Juga: Update Ranking FIFA Terbaru: Lewati Negara Afrika, Timnas Indonesia Melonjak
Persebaya memang lagi bermasalah di lini serang. Paulo Victor yang didapuk menjadi striker masih minim kontribusi gol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel