/
Jum'at, 22 September 2023 | 16:37 WIB
Striker PSIS Semarang, Carlos Fortes. (Twitter PSIS Semarang)

Dua pemain asing PSIS Semarang, Taisei Marukawa dan Carlos Fortes dalam sorotan tajam suporter.

Performa keduanya disorot saat tim Laskar Mahesa Jenar kalah 0-2 dari Persis Solo.

Performa dua pemain asing ini dinilai menurun, dan dianggap tak sesuai dengan harga yang harus dibayarkan oleh manajeman PSIS Semarang.

"Fortes Taisei evaluasii, mahal bayarane nek gak ada fungsine eman," kritik salah satu warganet di unggahan @psisfcofficial yang dilansir dari Suara Semarang, Jumat (22/9/2023).

"Evaluasi pemain asingmu, pemain larang-larang (mahal), nek mung B wae, eman (sayang jika hanya biasa saja)," kritik netizen lainnya yang diikuti oleh kritikan serupa dari sejumlah warganet lainnya.

Catatan transfermarkt, pada Agustus 2023 lalu, harga pasaran Taisei Marukawa sebesar Rp6,08 miliar. Masih harga termahal di skuad PSIS Semarang, meskipun sempat turun Rp1 miliar lebih dari awal bergabung dengan PSIS Semarang.

Harga dari winger asal Jepang tersebut nyaris tiga kali lipat dari dua winger lokal lainnya, Wawan Febriyanto dan Riyan Ardiansyah yang senilai Rp2,6 miliar. 

Begitu juga dengan Carlos Fortes. Striker PSIS ini memiliki harga pasaran mencapai Rp5,21 miliar. 

Harga pasaran mantan striker Timnas Portugal U-20 itu masih lebih tinggi dibanding harga pemain lokal termahal di PSIS, Alfeandra Dewangga yang senilai Rp4,3 miliar.

Baca Juga: 2 Pemain Korea Utara Jebolan Akademi Kim Jong-un, Patut Diwaspadai Timnas Indonesia U-24

Load More