Belakangan ini, media sosial kembali dihebohkan dengan kemunculan seorang wanita bernama Ida Susanti. Ia speak up terkait penipuan yang dialaminya sejak tahun 2000 silam. Nahasnya, pelaku penipuan tersebut diduga merupakan kerabat Jusuf Hamka.
Dalam unggahannya, ia menuliskan ‘Suamiku Ternyata Perempuan’. Ida Susanti kemudian menjelaskan kronologi penipuan dan penyiksaan yang dialaminya.
Ida Susanti mengaku kenal dengan sosok Naradinata pada bulan Juni tahun 2000. Tak berselang lama setelah kenalan tersebut, Naradinata bersama kakaknya, Yohanes, datang menjemputnya untuk makan di sebuah restoran.
“Ia mengenalkan diri sebagai Naradinata Marshioni Suhaimi dengan memperlihatkan KTP dan akte yang ia miliki,” tuturnya.
Sembari menunjukkan akte kelahiran Naradinata, Ida Susanti mengaku tidak merasa janggal. Tiga minggu kemudian, Naradinata datang untuk melamar. Sehingga, pada bulan Juli mereka melangsungkan pesta tukar cincin kecil-kecilan.
Penipuan tersebut mulai terbongkar saat mereka ke Jakarta untuk bulan mad uke tiga negara. Alih-alih menjalani pernikahan sebagaimana mestinya, Ida Susanti justru mendapatkan pengakuan dari Naradinata bahwa dirinya adalah perempuan.
“Pada saat itulah ia mengatakan bahwa dia tidak butuh istri dan hanya butuh pendamping yang bisa menemaninya kemana-mana. Lalu ia mengaku bahwa ia adalah seorang PEREMPUAN,” tulisnya.
Namun, ia tidak bisa mengambil tindakan apa pun. Sebab, Ida Susanti diancam akan dibunuh. Pada peristiwa itu pula, Ida Susanti diminta untuk mengurus abu orang tua dan tiga orang anak angkatnya.
“Saya yang dalam ketakutan dan terdesak karena takut diancam mau dibunuh akhirnya menyerah dan meminta berapa lama waktu saya harus menemani dia, karena saya perempuan normal dan bukan lesbian,” ungkap Ida.
Baca Juga: Jelang Jamu Bhayangkara FC, Pelatih Persik Tidak Remehkan Lawan
Meski begitu, ia kemudian mendapatkan berbagai kebutuhan hidup termasuk rumah untuk ditinggali yang beralamat di Pakuwon City, Taman Mutiara C3 Nomor 261. Di rumah tersebut ia membuka usaha toko spare part mobil eropa Marcedez-Benz sesuai pengalamannya.
Namun, tak berselang lama, seorang perempuan yang mengaku sebagai istri dari Naradinata datang untuk merampas mobil-mobil dan baju-baju Naradinata.
“Saya sangat mengalami kerugian, baik materi maupun imateril, akhirnya saya memutuskan untuk menyudahi semua ini dan menuntut hak saya serta meminta keadilan atas penipuan yang dilakukan kepada saya,” ungkapnya.
“Telah terjadi kekerasan fisik baik pemukulan maupun kejahatan seksual kepada saya, karena keperawanan saya dirusak dengan alat dari karet, serta kerugian materi dari usaha saya,” lanjutnya.
Pada tahun 2002, ia memutuskan untuk melaporkan ke Polda Jatim lantaran selalu diancam akan dibunuh. Namun, pada saat yang sama, Naradinata melaporkannya perihal sertifikat rumah yang hilang, sehingga laporannya berhenti dan tidak berjalan lagi.
Meskipun pada tahun 2007 keluar surat DPO atas nama Naradinata Marshioni Suhaimi, akan tetapi tak membuahkan hasil.
Berita Terkait
-
Instagram Jusuf Hamka Digeruduk Warganet Gegara Kasus Istriku Ternyata Perempuan: Nitip Sandal!
-
Seorang Wanita Rupanya Menikah dengan Perempuan Selama Puluhan Tahun, Sosok di Baliknya Punya Latar Belakang Tak Biasa
-
Biodata Herry Lontung Lengkap, Paman Bobby Nasution Si Tersangka Tipu Saudara Sendiri Rp 1 Miliar
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas