Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura, Herry Lontung Siregar ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penipuan di Sumatera Utara senilai Rp 1 miliar.
Banyak orang mencari-cari biodata Herry Lontung sebab siapa sangka, politisi ulung ini ternyata paman Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Bobby sendiri merupakan menantu Presiden Jokowi.
Kasus penipuan dengan nilai fantastis itu berawal saat korban pemilik Akademi Kebidanan Matorkis Kota Padang Sidimpuan, Tetty Rumondang ingin mengurus peningkatan status Akbid miliknya menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan.
Herry yang masih memiliki hubungan persaudaraan dengan korban menawarkan bantuan untuk mengurusnya. Korban memberikan uang sebesar Rp 1 miliar kepada Herry agar status sekolah lekas berganti.
Siapa sangka ternyata Herry Lontung memberikan nomor registrasi palsu kepada Tetty dan membawa kabur uang Rp 1 miliar.
Nah, bagi Anda yang penasaran dengan sosok Herry Lontung Siregar, berikut ini biografi Herry Lontung lengkap dengan profil.
Profil Herry Lontung
Pemilik nama lengkap Herry Lontung Siregar lahir di Gunung Tua, Padang Lawas Utara, Sumatera Utara pada 25 Juli 1960. Karier politiknya dimulai ketika ia terpilih menjadi Wakil Bupati Tapanuli Selatan periode 2000-2005.
Empat tahun berselang, ia sukses menjadi anggota parlemen dari partai Hanura tahun 2009-2014 setelah meraup 23.358 suara di dapil Sumatera Utara II.
Baca Juga: Mentan Syahrul Yasin Limpo dan 2 Adiknya yang 'Kompak Nyemplung' di Pusaran Korupsi
Di DPR RI, Herry Lontung menjadi anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pariwisata, pendidikan, pemuda, olahraga dan perpustakaan. Tak hanya itu, ia juga menjadi anggota Badan Anggaran DPR RI di periode tersebut.
Sukses menjadi wakil rakyat, Herry Lontung mencalonkan diri sebagai Gubernur Sumatera Utara 2013-2018 dari Partai Hanura.
Sayangnya, di pengumuman akhir Pilgub Sumut 2013, Partai Hanura yang berkoalisi dengan PKS, Partai Patriot dan beberapa partai lain sepakat mengusung Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi.
Karier politiknya di Partai Hanura mulai moncer tahun 2018. Ketum Hanura Oesman Sapta Odang menunjuk Herry Lontung menjadi Sekjen Partai Hanura menggantikan Sjariffudin Sudding.
Pada tahun 2022, ia resmi diangkat menjadi Wakil Ketua Umum DPP Hanura bidang Harian.
Biodata Herry Lontung
Berita Terkait
-
Mentan Syahrul Yasin Limpo dan 2 Adiknya yang 'Kompak Nyemplung' di Pusaran Korupsi
-
Profil Pelaku Bullying Cilacap: Jawara Silat dan Tilawah, Siapa Namanya?
-
Profil, Biodata, Agama Ji Chang Wook Pemeran Utama Drakor The Worst Of Evil
-
Polisi Tangkap Dua Pelaku Curanmor Dari Lampung
-
Profil Ali Haidar Petinju Adik Ipar Tasya Farasya
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
Terkini
-
Prabowo Undang Eks Menlu dan Wamenlu ke Istana, Bahas Geopolitik dan BoP
-
Siswa SD Akhiri Hidup: Menko PM Minta Pejabat Peka, Masyarakat Lapor Bila Sulit Ekonomi
-
Lama Sekolah di Luar Negeri, Stella Christie Belajar Membaca Perbedaan Sistem Pendidikan Global
-
Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Gara-Gara Jawaban Rapat Disampaikan Via Medsos
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
Ralat Pernyataan, Kodam IV/Diponegoro Minta Maaf dan Akui Pria yang Foto dengan Anies Anggota Intel
-
Jokowi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Herman: Demokrat Masih Fokus Sukseskan Program Presiden
-
Kuasa Hukum Sibuk, Habib Bahar Batal Diperiksa Kasus Penganiayaan Anggota Banser
-
PKB Mau Prabowo Dua Periode tapi Dukungan untuk Kursi Wapres Masih Rahasia
-
Jawab Kritik DPR, Menpar Widiyanti Jelaskan Soal Ratusan Penghargaan Pariwisata