/
Jum'at, 29 September 2023 | 19:06 WIB
Pesepakbola Timnas Indonesia U-24, Hugo Samir (kanan). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Striker Timnas Indonesia U-24, Hugo Samir sedang jadi sorotan usai performa minus saat melawan Uzbekistan di babak 16 Besar Asian Games 2022, Kamis (28/9/2023).

Setelah tampil memukau di laga perdana melawan Kirgistan, pemain muda berusia 18 tahun itu justru mengakhiri turnamen dengan catatan negatif.

Hugo Samir mendapatkan kartu merah konyol usai dengan sengaja menyikut pemain Uzbekistan. Indonesia pun gagal lolos ke perempat final setelah kalah 0-2.

Namun yang disayangkan, pemain Borneo FC yang dipinjam dari Persis Solo itu mendapatkan serangan berbau rasial dari sebagian netizen di Indonesia.

Sang ayah, Jacksen F. Tiago yang merupakan mantan pelatih Tim Nasional Indonesia dan beberapa klub di Indonesia turut mengambil sikap.

Dalam instastory-nya Jacksen F Tiago pada hari Jumat (29/9/2023) ia menyatakan tak akan membawa masalah ini ke meja hijau. 

"Racism yang kita hadapi. Banyak yang sarankan saya untuk membawa masalah rasisme ini ke jalur hukum. Tapi saya tidak sependapat dengan hal itu," tulisnya.

"Karena kalau saya bawa ke hukum pasti orang tersebut (racist) akan meminta maaf, seperti yang lain. Seolahnya itu saja cukup dan ia akan menjadi tenar sementara waktu. Itulah yang diharapkan oleh manusia manusia gagal dalam hidupnya. Saya akan biarkan dia tetap berada di lubang kegelapan hidupnya dengan hantu hantu yang membebani dia selama ini," urainya di intagram Story.

Jacksen F. Tiago juga menilai kasus rasisme yang menimpa sang putra dapat menjadi pembelajaran ke depannya.

Baca Juga: Korban Bullying Siswa SMP di Cilacap Masih Dirawat: Alami Patah Tulang Rusuk dan Luka di Kepala

"Sekalian Hugo juga bisa belajar dan sadar bahwa semua perbuatannya akan berdampak baik atau buruk terhadap orang yang dia cintai.  Kadang itu cara yang tuhan berikan pada kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Lewat penderitaan orang tercinta. Kalau Hugo rasakan sakitnya keluarganya saat ini, dia akan menjadi lebih baik, tetapi kalau tidak, dia akan tetap menjadi bulan-bulanan “keyboard warriors” terus terusan”, ujar Papi Jacko, panggilan akrab Jacksen F Tiago dalam instastorynya.

Load More