/
Kamis, 05 Oktober 2023 | 16:32 WIB
Thomas Doll Beri Sindiran Menohok untuk Sumardji ([Instagram/@thomas_dollofficial])

Suara Joglo - Persija Jakarta menunjukkan penampilan yang mengesankan dalam BRI Liga 1 2022/2023, finis di posisi kedua klasemen akhir, hanya kalah dari juara PSM Makassar.

Namun, performa Persija Jakarta dalam BRI Liga 1 2023/2024 belum memuaskan. Setelah 14 pekan, Riko Simanjuntak dan tim masih berada di posisi kesembilan dengan 19 poin.

Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll, berbicara tentang situasi timnya di musim ini, mengungkapkan bahwa BRI Liga 1 2023/2024 tampak lebih sulit bagi Persija.

Beberapa tantangan dihadapi Persija Jakarta musim ini, salah satunya adalah bursa transfer sebelum musim dimulai. Persija gagal mendapatkan semua pemain yang mereka inginkan.

Thomas Doll mengakui bahwa situasi di musim ini terlihat lebih sulit, terutama terkait dengan transfer pemain dan keterlambatan para pemain dalam persiapan tim.

"Menurut saya di musim pertama, situasi di awal musim terlihat lebih jelas dari sekarang. Baik itu soal transfer pemain, hingga para pemain yang telat bergabung di persiapan tim," ujar Thomas Doll dilansir dari laman resmi Persija Jakarta.

BRI Liga 1 2023/2024 mengenalkan aturan baru di mana setiap tim boleh menggunakan enam pemain asing, dengan satu di antaranya berasal dari ASEAN. Persija Jakarta menarik perhatian karena menjadi satu-satunya klub dalam musim ini yang tidak memenuhi kuota pemain asing.

Persija Jakarta hanya mendaftarkan lima pemain asing untuk musim ini, yaitu Marko Simic, Ryo Matsumura, Ondrej Kudela, Maciec Gajos, dan Oliver Bias. Meskipun demikian, Thomas Doll tidak ingin banyak mengeluh dan ingin memanfaatkan skuad yang ada.

Dia mengakui bahwa timnya perlu memperbaiki kelemahan dalam mempertahankan poin, terutama dalam laga yang seharusnya bisa dimenangkan.

Baca Juga: Ketua PERDOSRI Ungkap Peran Vital Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi

Doll juga menyoroti kesalahan individu yang menyebabkan kehilangan poin di beberapa pertandingan kandang melawan Arema FC dan Persib serta pentingnya pembelajaran dari hal tersebut bagi tim.

Load More