Belakangan ini, nama Jusuf Hamka diseret-seret dalam kasus penipuan yang dialami oleh Ida Susanti. Namun, Jusuf Hamka mengelak atas tudingan tersebut. Pria yang akrab disapa Babah Alun itu mengaku tidak pernah kenal dengan Naradinata, pelaku penipuan Ida Susanti.
Sebelumnya, Ida Susanti mengaku mendapati masalah penipuan yang dilakukan oleh sosok yang diduga saudara Jusuf Hamka. Namun, kasus yang sudah ia laporkan ke pihak berwajib itu tak kunjung mendapatkan tindakan yang memuaskan.
Oleh karena itu, Ida Susanti menduga bahwa proses hukum yang mandek itu dikarenakan pelaku penipuan itu adalah saudara seorang Jusuf Hamka. Namun, Jusuf Hamka menampik tudingan tersebut.
“Saya itu prihatin dengan kasus ibu, sungguh saya sedih. Hati saya tuh juga sakit melihat keadaan ibu,” ujar Jusuf Hamka saat bertemu Ida Susanti di podcast Denny Sumargo.
Tak sampai di situ, Jusuf Hamka pun mengajak Ida Susanti taruhan. Ia akan memberikan Ida Susanti Rp10 miliar dengan syarat. Adapun syarat tersebut adalah Ida Susanti harus bisa membuktikan adanya intervensi Jusuf Hamka dalam kasus penipuan tersebut.
“Bu, kasus hukum ibu itu jalanin! Saya tidak pernah intervensi, bahkan, saya berani taruhan, kalau ibu bilang di polisi saya intervensi, saya ada telepon pun di polisi itu, nih hadiah but ibu, 10 miliar. Ibu bisa bagi-bagi tuh,” lanjutnya.
Namun, apabila Ida Susanti tidak bisa membuktikan hal itu, ia hanya meminta untuk ditraktir makan oleh Ida Susanti. Lebih lanjut, Jusuf Hamka berani bersumpah bahwa dirinya tidak terlibat apa pun dalam kasus penipuan yang dialami Ida Susanti tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pertamax Naik, Ongkos Travel Sumsel Ikut Merangkak: Rute Palembang hingga Rp280 Ribu
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Piala Dunia 2026, Timnas Qatar dan Kelayakan Semu The Maroon Tampil di Putaran Final Gelaran
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Saatnya Bersuara: Menghentikan Eksploitasi Hutan Sebelum Terlambat bagi Orangutan
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Kasus BPK Sumsel: Mengapa KPK Belum Tetapkan Kabid BPK Sebagai Tersangka?