Kotak Suara / Pilpres
Kamis, 02 Februari 2023 | 17:30 WIB
Bakal Capres Anies Baswedan memastikan NasDem, PKS, dan Demokrat tetap solid dalam merencanakan pembentukan Koalisi Perubahan. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Bakal calon presiden (bacapres) 2024, Anies Baswedan terus melakukan pertemuan dengan elit Partai Demokrat, PKS dan Partai Nasional Demokrat (NasDem). Saat ini, Anies disebut tengah berada di markas DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat.

Kabar tersebut disampaikan oleh Deputi Analisa Data dan Informasi DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution. Menurutnya, Anies datang bersama dengan tim kecil ketiga partai.

"Ada Anies dan tim kecil tiga partai datang," kata Syahril saat dihubungi Suara.com, Kamis (2/2/2023).

Sebelumnya, Anies sudah mengumpulkan tim kecil PKS, Demokrat dan Partai NasDem di kediamannya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Pada pertemuan itu, ketiganya sepakat akan melakukan deklarasi dukungan untuk Anies maju di Pilpres 2024.

Sudirman Said mengatakan kalau tim kecil yang merupakan perwakilan dari PKS, Partai Demokrat dan Partai Nasional Demokrat (NasDem) bersepakat bahwa mereka akan menyiapkan deklarasi.

"Salah satu keputusan hari ini teman-teman yang selama ini berkumpul dalam tim kecil tadi bersekapat bersiap-siap secara paralel untuk menyiapkan deklarasi bersama," kata Sudirman usai pertemuan.

Persiapan itu bakal dilakukan masing-masing partai. Hal tersebut disampaikan Sudirman karena mengingat setiap partai memiliki mekanismenya masing-masing.

"Jadi kami berdelapan ini akan menyiapkan diri untuk bersiap-siap melakukan deklarasi pada waktunya," ujarnya.

Langkah Koalisi Perubahan tersebut ditempuh usai Partai Demokrat melalui ketua umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengumumkan partainya mendukung Anies sebagai bacapres Pilpres 2024.

Baca Juga: Bukan Soal Dukungan Anies, Hasan Hasbi Ungkap 3 Ganjalan Koalisi Perubahan yang Belum Terselesaikan

"Maka kita sudah mencapai mendekati 20 persen tinggal 1 satu lagi, insyaAllah kita doakan mudah-mudahan teman-teman PKS juga menyusul pernyataan semacam itu."

Load More