Suara.com - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY melontarkan pernyataan ketidaksetujuan apabila pemilu 2024 kembali pada sistem proporsional tertutup. Pernyataan ini membuat PDIP sebagai partai dominan menyerang argumentasi SBY.
Diketahui, SBY menulis dalam akun Facebook pribadinya bahwa usulan mengembalikan sistem pemilu ke proporsional tertutup tidaklah tepat. Pasalnya, sistem proporsional tertutup akan membuat pemilih hanya bisa mencoblos partai tanpa mengetahui siapa figur calon yang akan mewakili mereka di pemerintahan. Sebaliknya, sistem proporsional terbuka seperti dalam pemilu 2019 lalu memungkinkan pemilih mencoblos nama calon dan bukan sekadar partainya.
"Tepatkah di tengah perjalanan yang telah direncanakan dan dipersiapkan dengan baik itu, utamanya oleh partai-partai politik peserta pemilu, tiba-tiba sebuah aturan yang sangat fundamental dilakukan perubahan?" tulis SBY dikutip dari laman Facebook resminya.
Pernyataan ini langsung dibalas oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Hasto menyindir SBY dengan mengatakan seolah-olah Presiden ke-6 Indonesia ini lupa jika pada masa kepemimpinannyalah sistem pemilu diubah dari sistem proporsional tertutup menjadi proporsional terbuka.
"Pak SBY lupa bahwa pada bulan Desember tahun 2008, dalam masa pemerintahan beliau, justru beberapa kader Demokrat yang melakukan perubahan sistem proporsional tertutup menjadi terbuka melalui mekanisme judicial review," kata Hasto di Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (19/2/2023). Saat itu, hanya PDIP yang tetap mendukung sistem proporsional tertutup hanya dengan mencoblos partai.
Polemik soal sistem pencoblosan partai ini pun dikomentari oleh Akademisi Rocky Gerung dalam video yang diunggah di kanal Youtube Rocky Gerung Official, Senin (20/2/2023).
Dalam perbincangannya dengan Jurnalis, Hersubeno Arief Rocky menekankan bahwa argumen Hasto soal sistem proporsional tertutup dalam pemilu justru menentang keinginan rakyat.
“Argumen Hasto ini konyol, seperti cemburu membawa iri,” ujar Rocky seperti dikutip dari kanal Youtube resminya.
Saat SBY berargumen bahwa dirinya mendukung sistem terbuka biar tidak seperti membeli kucing dalam karung bukan berarti PDIP bisa berargumen sebaliknya karena kejadian masa lalu di era SBY.
Baca Juga: Pilpres 2024: Mahfud MD Ogah Endorse Anies Baswedan, Alasannya Nyelekit
Apabila dilihat konteks hari ini, orang-orang juga menginginkan sistem proporsional terbuka. Menurut survei, 70-80 persen rakyat menginginkan sistem tersebut terus-menerus diterapkan dalam pemilu.
“Kalau Hasto berpendapat sebaliknya, berarti opini dia atau opini PDIP justru melawan opini publik. Pemilih PDIP tentu menginginkan sistem terbuka supaya langsung tau orang-orang yang lebih dekat dengan wong cilik,” ungkap Rocky Gerung.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Hasto PDIP Sebut Ogah Ketemu Jika Bahas Capres, NasDem Membalas
-
NU dan PSSI Bisa Jadi Panggung Erick Thohir Menuju Pemilu 2024, Pengamat: Cukup Strategis dan Potensial
-
HOAX Surya Paloh Kena Culik, Besok Ketemu Agus Harimurti Yudhoyono Ketum Demokrat: Bahas Nasib Anies Baswedan
-
Siap Gerilya! Demokrat-PKS Bakal Keliling Daerah Demi Kenalkan Anies Baswedan ke Masyarakat
-
Pilpres 2024: Mahfud MD Ogah Endorse Anies Baswedan, Alasannya Nyelekit
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Iran Beri Syarat Berat ke AS Jika Ingin Selat Hormuz Dibuka, Apa Saja?
-
Kronologi Pemotor Tewas usai Terpental di Jalan Sudirman Pekanbaru
-
Real Cewek Manis, Intip 5 Ide Outfit Girly dan Simpel ala Chae SooBin!
-
3 Contoh Teks Doa Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Khidmat dan Penuh Makna
-
Tak Cuma Buat Belanja, Sistem Pembayaran Digital Kini Menyentuh Layanan Publik
-
Apa Itu Skin Tint dan Bedanya dengan Foundation? Ini Penjelasannya
-
Cara Mengatasi Lipstik Meleber Keluar dari Garis Bibir, Makeup Tetap Rapi Seharian
-
Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Aprilia Tampil Dominan, Ducati Kesulitan
-
Contoh Teks MC Jalan Sehat 17 Agustus yang Santai dan Interaktif, Cocok untuk Acara Tingkat RT
-
Alasan Pemprov DKI Jakarta Bongkar JPO Lama di Rasuna Said