Menjelang pemilihan umum (Pemilu) 2024, sejumlah tokoh politik mulai disorot. Salah satunya Erick Thohir.
Selain menjadi Menteri BUMN, Erick Thohir juga punya peran penting di ormas Islam terbesar di Indonesia yaitu Nahdlatul Ulama (NU).
Tidak itu saja, ia pun kini menjabat sebagai Ketua Umum PSSI. Erick Thohir tentu semakin disorot oleh banyak kalangan.
Pengamat politik sekaligus peneliti senior Surabaya Survey Center (SSC) Surokim Abdussalam menilai Nahdlatul Ulama (NU) dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menjadi panggung elektoral sesungguhnya bagi Erick Thohir pada Pilpres 2024.
"Posisi Erick Thohir pada acara Harlah 1 Abad NU waktu itu cukup strategis dan potensial bisa menambah dan menguatkan elektabilitas beliau," ujar Surokim dikutip dari ANTARA pada Selasa (21/2/2023).
Menurut dia, kesuksesan Menteri BUMN memimpin perhelatan akbar NU tersebut membuat banyak tokoh dan kader dari organisasi Islam terbesar di Indonesia itu jatuh hati kepadanya.
Demikian juga posisinya sekarang sebagai Ketum PSSI, lanjut dia, ketika Erick Thohir sukses melakukan transformasi di tubuh persepakbolaan Indonesia, kepercayaan masyarakat, khususnya pencinta sepak bola bakal makin besar kepadanya.
Terpilihnya Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI, menurut dia, makin menguatkan posisinya sebagai calon wakil presiden terkuat pada Pilpres 2024. Erick Thohir memiliki tiga kekuatan populis untuk bisa melaju di Pilpres 2024.
Direktur Lembaga Riset dan Konsultasi Political Literacy Desk (Polldesk) Faisal Riza ikut menanggapi terpilihnya Erick Thohir sebagai Ketum PSSI. Dia meyakini pengalaman yang dimiliki Erick Thohir bakal menjadi modal untuk benahi sepak bola Indonesia sampai ke akar-akarnya.
Baca Juga: Sinopsis Film Ant-Man and The Wasp: Quantumania Beserta Pemerannya
Seperti diketahui bahwa Erick Thohir memiliki segudang pengalaman di industri sepak bola, baik dalam negeri maupun luar negeri. Bahkan, Erick Thohir tercatat pernah menjadi pemilik klub raksasa Serie A Inter Milan.
Bagi Faisal, pengalaman segudang Erick Thohir di industri sepak bola bakal membawa dampak signifikan di dalam internal PSSI. Ketika Erick Thohir berhasil membawa kemajuan bagi sepak bola Indonesia, akan menambah nilai positif pada rekam jejaknya.
"Wajar itu menjadi panggung politik, tetapi politik seperti apa digambarkan? Saya melihatnya bagaimana nanti sepak bola itu menjadi kekuatan menyatukan, memajukan, ini menjadi portofolio bagus, bukan sekadar menjadi suara," ujar Faisal.
Faisal melihat animo pendukung sepak bola Indonesia sangat besar dan solid sehingga prestasi Erick Thohir dapat menjadi modal penting untuk menarik simpati masyarakat pada Pilpres 2024.
"Jadi, bola bisa menjadi pemersatu. Kalau ini bisa menjadi sarana seperti itu posisi Ketum PSSI, menjadikan bola pemersatu, ini akan melengkapi portofolio beliau (Erick Thohir)," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati