Suara.com - Kementerian Agama (Kemenag) berupaya melakukan pengawasan jelang Pemilu 2024, tepatnya agar tidak terjadi politik identitas. Salah satunya dilakukan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Papua Barat yang mulai mengawasi terjadinya politik praktis di rumah ibadah.
Kepala Kanwil Kemenag Papua Barat, Luksen Jems Mayor menjelaskan bahwa langkah itu dilakukan agar tidak terjadi politik identitas seperti pada tahun 2019. Ia menilai berdasarkan pemilu sebelumnya, perpecahan antar umat beragama masih terasa hingga kini.
Karena itu, pihaknya berkomitmen untuk mengawasi rumah ibadah dari politik identitas, sehingga politik yang membawa-bawa agama bisa dihindari.
"Mengambil pelajaran (dari Pemilu 2019) tersebut, kami, Kementerian Agama diberi mandat untuk melakukan pengawasan ketat menjaga rumah ibadah dari kampanye politik," ujar Luksen di Manokwari, Sabtu (25/2/2023).
Luksen mengatakan, pegawai Kemenag di tingkat Kabupaten dan Provinsi akan diberi sanksi berat jika sampai ditemukan kampanye di rumah ibadah, tetapi tidak melaporkan pada pengawas Pemilu.
"Bahkan hingga kepala kanwil seperti saya akan diberi sanksi berat jika menemui tapi tidak melaporkan, hal itu juga berlaku untuk semua pegawai Kementerian Agama," lanjut Luksen.
Meski begitu, diperlukan komitmen bersama dari penyelenggara Pemilihan Umum dan juga Partai Politik yang bertarung pada Pemilu agar tidak menggunakan rumah ibadah sebagai panggung politiknya.
"Komitmen bersama sangat dibutuhkan semua orang, agar keberhasilan pemilu tanpa melibatkan agama manapun bisa terwujud di negara kita," sebut dia.
Ia mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pertemuan dengan penyelenggara Pemilu yakni KPU dan Bawaslu untuk membuat komitmen bersama mencegah politik agama di Papua Barat.
Baca Juga: Bela Koalisi Perubahan, Demokrat: Hasto PDIP Politisi Feodal dan Arogan!
"Tanggal 8 Maret nanti kita akan bertemu dengan KPU dan Bawaslu tapi juga partai politik di Provinsi Papua Barat daya untuk menyatakan komitmen bersama," tandas Kakanwil. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Bela Koalisi Perubahan, Demokrat: Hasto PDIP Politisi Feodal dan Arogan!
-
Survei ARCI, Elektabilitas PDIP Gusur PKB di Puncak, Golkar Salip Gerindra
-
Urus Paspor Umrah Kembali ke Aturan Awal, Pihak Imigrasi Cabut Syarat Rekomendasi Kemenag : Kok Bisa ?
-
Perang Urat Saraf Elite Partai: Pemilu Terbuka Atau Tertutup, Seolah Demi Rakyat
-
Disindir Belum Usung Capres, KIB Santai: Masih Banyak Waktu untuk Sosialisasi Menuju Kemenangan
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024