Suara.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu membacakan ikrar untuk menyambut Pemilu 2024 mendatang. Ia menyampaikannya di hadapan ribuan kader saat acara Apel Siaga PKS di halaman Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Minggu (26/2/2023).
Syaikhu mengatakan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS telah mengamanahkan agar partainya mendapatkan paling sedikit suara 15 persen dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang. Selanjutnya, PKS bisa memenangkan Anies Baswedan dalam perebutan kursi Presiden RI.
"Ditambah lagi kemarin kita juga sudah mendapatkan amanah dari Majelis Syura yang ke delapan untuk memenangkan saudara Anies Rasyid Baswedan sebagai Presiden RI di Tahun 2024," ujar Syaikhu di lokasi.
Syaikhu mengakui amanah ini tidaklah mudah dilakukan. Bahkan, ia menyebut target tersebut berat untuk diraih.
"Tentu saja amanah ini bukan amanah yang ringan, amanah yang berat, tetapi jika Allah SWT menghendaki InsyaAllah bisa menjadi ringan, InsyaAllah kita bisa menang," ucapnya.
Ia pun meminta semua kader PKS yang hadir dalam Apel Siaga itu berikrar agar nantinya selalu ingat untuk memenangkan PKS dalam Pemilu mendatang. Berikut ikrarnya:
Demi Allah saya berikrar (bagi yang beragama Islam)
Demi Tuhan, saya berikrar (bagi saudara yang beragama Kristen)
Kami segenap pimpinan struktur partai anggota dan simpatisan partai keadilan sejahtera meneguhkan niat, menyatukan tujuan, menyatakan ikrar pemenangan menghadapi Pemilu 2024.
Pertama, taat dan patuh terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesa 1945 dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesa.
Baca Juga: Kini Nyapres, Anies Ubah Slogan Lama Pilkada DKI: Maju Negaranya Bahagia Rakyatnya
Kedua, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Inonesia dengan semangat Bhineka Tunggal Ika.
Ketiga, taat dan patuh kepada pimpinan partai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Keadilan Sejahtera, serta peraturan partai lainnya.
Keempat, bekerja dengan kesungguhan hati, berjuang dengan keras, cerdas, ikhlas dan tuntas untuk memenangkan Partai Keadilan Sejahtera serta memenangkan Saudara Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesa pada Pemilu 2024.
Kelima, membangun kebersamaan dan kesatuan dalam satu komando pemenangan Pemilu 2014.
Keenam, membangun komunikasi dan kerja sama secara optimal dengan seluruh elemen bangsa untuk melayani rakyat, menyiapkan calon pemimpin terbaik dan menjaga suara rakyar dalam Pemilu 2024.
Kami berikrar untuk itu semua dan Allah SWT, Tuhan yang maha kuasa menjadi saksi atas apa yang kami ucapkan.
Berita Terkait
-
Kini Nyapres, Anies Ubah Slogan Lama Pilkada DKI: Maju Negaranya Bahagia Rakyatnya
-
Wanti-wanti Anies Ke Kader PKS, Tak Perlu Ngarang-ngarang Sebar Hoaks Menuju Pilpres 2024: Sebarlah Rekam Jejak
-
Anies Contek Tagline Pj Gubernur Heru Untuk Pilpres 2024: Saatnya Melangkah Ke Jenjang Berikutnya
-
Anies Singgung Peran Tiap Presiden Di Acara PKS, Dari Soekarno, Megawati Hingga Jokowi
-
Ungkit Kemenangan SBY Saat Pilpres 2004, Ini Pidato Lengkap Anies Baswedan Di Acara Apel Siaga PKS
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024