Suara.com - Direktur Eksekutif Pusat Kajian Politik (Puskapol) Universitas Indonesia (UI) Hurriyah menyinggung masih minimnya keterwakilan perempuan dalam pembentukan tim seleksi (timsel) calon anggota KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota periode 2023-2028.
Sebab, dari 100 orang anggota timsel calon anggota KPU provinsi yang terpilih di 20 provinsi, hanya 25 perempuan yang menjadi anggota timsel atau setara dengan 25 persen.
Bahkan, lanjut Hurriyah, mayoritas daerah hanya memiliki satu orang perempuan yang menjadi timsel KPU calon anggota KPU provinsi.
"Di samping itu, masih ada daerah yang tidak memiliki timsel seperti Provinsi Banten, Sulawesi Tenggara, dan Sumatera Barat," kata Hurriyah dalam keterangannya, Senin (13/3/2023).
Kemudian untuk timsel calon anggota KPU kabupaten/kota, dari 115 kabupaten/kota di 15 provinsi, jumlah anggota tim seleksi perempuan hanya mencapai 17 dari 115 orang calon timsel atau setara dengan 14,8 persen.
Di sejumlah daerah seperti DKI Jakarta dan Gorontalo juga disebut tidak memiliki keterwakilan perempuan pada timsel calon anggota KPU kabupaten/kota.
Ia memahami akan proses seleksi timsel calon anggota KPU dilakukan tertutup sehingga KPU RI memiliki keleluasaan penuh untuk menyeleksi dan menunjuk langsung timsel terpilih. Namun Hurriyah menyayangkan kurangnya keterwakilan perempuan dalam menentukan anggota timsel.
"Potret rendahnya keterwakilan perempuan di dalam tim seleksi ini mengindikasikan lemahnya komitmen KPU RI untuk menegakkan kebijakan afirmasi," ujar Hurriyah.
Baca Juga: KPU Kota Semarang Tegaskan Progres Coklit Sudah 95 Persen
Tag
Berita Terkait
-
Ketua KPU RI Jalani Sidang DKPP Hari Ini, Digelar Tertutup Karena Terkait Asusila
-
Sidang Ketua KPU Digelar Tertutup Terkait Dugaan Tindak Asusila
-
DKPP Periksa Ketua KPU Terkait 2 Perkara Hari Ini
-
KPU Garut Jelaskan Hasil Tindak Lanjut Dugaan Jual Beli Jabatan PPS di Pakenjeng
-
KPU Kota Semarang Tegaskan Progres Coklit Sudah 95 Persen
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024