Suara.com - Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan) yang kini beralih menjadi Ketua Prabowo Mania 08, Immanuel Ebenezer mengakui Prabowo Subianto mendapat efek ekor jas dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai melakukan kunjungan ke beberapa daerah belakangan ini.
"Soal elektabilitas saya akui pasti ada," kata pria yang kerap Noel dalam diskusi yang digelar oleh lembaga survei Trust di Jakarta Pusat pada Senin (20/3/2023).
Namun, dia menilai bisa saja, Jokowi mempromosikan Prabowo. Selain itu, kata Noel, endorse dalam dunia politik merupakan hal yang lumrah dilakukan.
"Endorse dalam hal politik itu hal yang biasa saja. Selama itu dalam titik poin demokrasi, ya sah-sah saja," ucap dia.
Dia lalu menjelaskan analogi, jika Jokowi ingin penggantinya nanti merupakan sosok yang akan terus melanjutkan programnya.
"Toh bagaimana pun kalau saya misalnya jadi presiden, saya mau orang yang meneruskan saya itu orang yang bisa melanjutkan apa yang saya lakukan," katanya.
Hasil Survey
Elektabilitas Prabowo Subianto terkerek naik di posisi paling atas dibanding Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Hal itu terlihat dari hasil survei terbaru yang dirilis Lingkaran Suara Publik (LSP).
Dalam survei terbaru LSP, Prabowo memperoleh elektabilitas 33,4 persen apabila Pilpres dilaksanakan saat ini. Sementara Ganjar dan Anies masing-masing memperoleh 21,2 dan 20,4.
Dalam keterangannya, Direktur Eksekutif LSP Indra Nuryadin mengatakan, sejumlah faktor penyebab elektabilitas Prabowo bertengger di paling atas. Mulai dari kinerja Prabowo sebagai Menteri Pertahanan hingga anggapan adanya sinyal dukungan dari Presiden Jokowi untuk pencapresan Prabowo.
"Tak dipungkiri Jokowi pun sering tampil memberi penghargaan kepada Prabowo dengan hadir pada beberapa acara Kemhan, kedua endorsement Jokowi terhadap Prabowo semakin intens," kata Indra dalam keterangannya dikutip Senin (20/3/2023).
Indra menyoroti kebersamaan Jokowi dan Prabowo di Kebumen. Di mana dalam kesempatan itu, Ganjar selaku Gubernur Jawa Tengah juga hadir.
Menurut Indra, kebersamaan Jokowi dengan Prabowo dan ganjar telah menimbulkan banyak spekulasi Pilpres yang mengarah kepada Jokowi mendukung Prabowo-Ganjar sebagai duet pasangan Capres-Cawapres.
Faktor ketiga pendorong elektabilitas Prabowo, yakni berkaitan dengan Musra Relawan Projo di berbagai Provinsi.
Musra itu memunculkan mama Prabowo sebagai capres pilihan utama. Hal ini yang kemudian menimbulkan faktor keempat sebagai pendorong, yaitu bergesernya dukungan organ relawan Jokowi dari sebelumnya mendukung Ganjar kini beralih ke Prabowo.
Berita Terkait
-
Bisa Menang Paripurna, Prabowo Subianto pun Berpeluang Jadi Cawapres Anies Baswedan
-
Pertemuan Megawati dengan Jokowi Hasilkan Kesepakatan Dukung Ganjar Maju Capres? Hasto: Tak Ada Kesepakatan
-
Masukan Jokowi ke Megawati Soal Capres, Hasto PDIP: Presiden Fokus Pemimpin Berkelanjutan, Jangan Seperti di Jakarta
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup
-
Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI
-
RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Muratara, Begini Kronologi hingga Satu Korban Hilang
-
Pemuda Sinjai Merantau Demi Biayai Adik, Tewas Dikeroyok Massa