Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, mengatakan, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputeri mengisyaratkan akan bertemu dengan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto saat momen hari raya Idul Fitri 2023.
Menurutnya, selain Prabowo, Megawati juga akan menerima ketua-ketua umum partai politik lain sebagai silaturami halal bihalal lebaran.
"Jadi pertemuan dalam tradisi PDIP bukan hanya dengan pak Prabowo. Tapi juga dengan ketum parpol lain," kata Hasto ditemui di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (19/4/2023).
Kendati begitu, Hasto mengatakan, momen silaturami halal bihalal tersebut tidak akan dicampuradukan dengan urusan politik terutama terkait Pemilu 2024.
"Kami tidak ingin mencampuradukkan antara momentum Idulfitri dengan momentum politik untuk 2024. Idulfitri betul-betul membangun spiritualitas bangsa dan Idulfitri ini sudah menjadi kultur bangsa, tidak lagi dalam perspektif yang semua umat agama ikut merayakan, kemudian semua ikut bergotong royong," tuturnya.
Sementara soal urusan komunikasi politik, Hasto mengatakan, partai sudah menugaskan Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Sehingga menurutnya, silaturami lebaran harus dibedakan dengan urusan politik.
"Karena itu lah desain untuk bertemu dengan para ketum partai sebagaimana sebelumnya ibu Mega menugaskan mbak Puan Maharani, hanya pada saat Idulfitri ini berbeda karena nanti ibu Mega juga akan menerima dalam rangkaian Idulfitri, beberapa ketua umum parpol," ujarnya.
Lebih lanjut, terkait silaturami halal bihalal yang akan dilakukan Megawati ini akan menunggu dulu kebijakan pemerintah terkait penetapan soal Hari Raya Idulfitri 2023.
"Ya tentu saja pada saat lebaran kita masih menunggu keputusan pemerintah kapan secara resmi hari raya lebaran itu apakah hari Jumat atau Sabtu, dan kemudian tentu saja nanti saya bertanggungjawab sebagai penerima tamu pada saat beberapa pimpinan partai itu bersilaturahim dengan ibu Mega."
Baca Juga: Adu Prestasi Ketua KPK Firli Bahuri vs Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Berita Terkait
-
Adu Prestasi Ketua KPK Firli Bahuri vs Kapolri Listyo Sigit Prabowo
-
Guyonan Hasto Umpamakan Koalisi Besar Seperti Bus Pemudik: Kami Berangkatkan Bus ke Pacitan, Tempatnya Pak SBY
-
Diwanti-wanti Jangan Ngotot Soal Capres Jika Berkoalisi, Hasto PDIP: Suatu Teriakan yang Gak Perlu!
-
Baru Partai Gerindra dan Golkar yang Sepakat Bentuk Koalisi Besar, Partai Lain Gimana?
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024