Kiprah politik
Di luar komisi, Ganjar Pranowo juga terlibat dalam sejumlah pansus, diantaranya angota Pansus Angket Bank Century pada 2009-2010 dan Ketua Timwas Century, Anggota Pansus Angket Bank Century pada 2009-2013.
Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Pansus Ruu tentang Partai Politik di DPR RI 2007-2009, Ketua Pansus tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD di DPR RI 2007-2009.
Anggota Badan Legislasi DPR RI 2004-2010, Sekretaris Fraksi PDIP MPR RI 2009-2010, Sekretaris I Fraksi PDIP DPR RI 2007-2009, Wakil Sekretaris Fraksi PDIP DPR RI 2010-2013.
Karir terakhir Ganjar Pranowo adalah sebagai Gubernur Jawa Tengah selama dua periode sejak 2013 hingga saat ini, dan akhinya diusung oleh PDI Perjuangan untuk maju jadi Capres di 2024 mendatang.
Kontroversi Ganjar Pranowo
Kiprah Ganjar Pranowo di dunia politik tidak terlepas dari sejumlah kontroversi yang menyertainya. Deretan kontroversi tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Tersandung kasus korupsi e-KTP
Pada November 2017, nama Ganjar Pranowo sempat terseret kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP. Ketika itu ia menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR RI dan disebut menerima uang sebesar 500 ribu dolar Amerika.
Baca Juga: Adu Spek Cawapres Idaman Anies Baswedan vs Ganjar Pranowo untuk Diajak Maju Pilpres 2024
Hal tersebut berdasarkan kesaksian yang diungkapkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin.
2. Izin pabrik semen Rembang
Pada 2017 lalu, Ganjar Pranowo mengeluarkan izin penambangan kepada pabrik semen di daerah Rembang, Jawa Tengah.
Ia lalu mengizinkan para pegiat lingkungan menggugatnya ke PTUN. Adapun penerbitan izin tersebut merupakan tindak lanjut dari Komisi Penilai Amdal (KPA) yang telah melakukan siding pada 2 Februari 2017.
3. Kasus tambang di Wadas
Masih kasus tambang, warga Wadas, Jawa Tengah pernah meminta Ganjar Pranowo menghentikan rencana proyek pertambangan di wilayahnya.
Berita Terkait
-
Adu Spek Cawapres Idaman Anies Baswedan vs Ganjar Pranowo untuk Diajak Maju Pilpres 2024
-
Profil Prabowo Subianto: Bakal Capres 2024 yang Punya Trah Ningrat
-
Ramai Dijodohkan Dengan Ganjar, Begini Respons Sandiaga Uno
-
Ramai Disandingkan Dengan Sandiaga, Ganjar Ungkap Kriteria Cawapresnya
-
Santer Dijodoh-jodohkan Dengan Sandiaga, Ganjar Pranowo: Semua Punya Peluang Sama
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024