Suara.com - Bursa capres dan cawapres di ajang Pilpres 2024 diprediksi akan semakin meriah. Salah satunya ramalan kemenangan Prabowo Subianto jika berani menggaet sosok ini sebagai pendampingnya di Pilpres 2024.
Peneliti Senior Surabaya Consulting Froup, Arif Budi Santoso mengatakan, salah satu kemungkinan yang terjadi dalam kontestasi Pilpres 2024 adalah duet antara Prabowo dan Anies Baswedan.
Ia memprediksi gabungan Prabowo dan Anies mampu mengalahkan kekuatan Ganjar Pranowo sehingga potensi kemenangan semakin besar.
"Dengan membaca tren elektabilitas Ganjar semacam itu, bisa dimungkinkan ada pergeseran kesadaran di antara kubu Prabowo dan Anies untuk mengonsolidasikan diri guna menantang Ganjar dengan melahirkan duet Prabowo-Anies," kata Arif, Rabu (3/5/2023).
Elektabilitas Ganjar berpotensi terus merangkak naik meski tak seoptimal Anies dan Prabowo.
Berdasarkan hasil survei beberapa lembaga, popularitas Ganjar baru menyentuh angka 80 persen, sementara Anies dan Prabowo sudah di atas 90 persen.
Itu artinya potensi kemenangan jika Prabowo mau duet dengan Anies akan terbuka lebar.
Potensi duet Prabowo dan Anies juga ada kaitannya dengan pertemuan Prabowo dan Jusuf Kalla belum lama ini.
Meski belum terungkap apa poin pembahasan di antara keduanya, namun bisa saja mereka membahas koalisi dan duet Prabowo - Anies.
Baca Juga: 'Konsekuensi Jadi Musuh dalam Selimut' Lagi-lagi NasDem Tak Diajak Kumpul Bareng Koalisi Pro Jokowi
Pasalnya Jusuf Kalla merupakan salah satu orang yang sangat mendukung Anies.
Sementara itu, Ganjar muncul sebagai game changer yang mengubah skenario koalisi partai-partai.
"Ganjar telah mengubah skenario-skenario KIB, KKIR bahkan Koalisi Perubahan," tukasnya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
Gerindra Terus Maksimalkan Upaya Prabowo Capres, Harap Makin Banyak Partai Gabung
-
'Konsekuensi Jadi Musuh dalam Selimut' Lagi-lagi NasDem Tak Diajak Kumpul Bareng Koalisi Pro Jokowi
-
'Erick Thohir Effect' Dinilai Bisa Jadi Faktor Penentu Kemenangan di Pilpres, Ini Alasannya
-
Sudah Dikantongi Megawati, Siapa Sosok Cawapres Ganjar Pranowo?
-
Prabowo Kian Mesra dengan Golkar, Ancang-ancang Tunjuk Airlangga Jadi Cawapres?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024