Suara.com - PDI Perjuangan (PDIP) secara resmi menyerahkan daftar bakal calon legislatif (bacaleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Kamis (11/5/2023). Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto yanh memimpin proses ini, menitipkan salam dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri ke KPU.
Awalnya Hasto di hadapan jajaran anggota KPU menyampaikan jika Megawati Soekarnoputri tak bisa hadir secara langsung ke Kantor KPU, namun Megawati tetap mengikuti rangkaian pendaftaran secara daring.
"Pada kesemptan ini kami menyampaikan salam dari ketua umum PDI Perjuangan ibu Profesor Megawati Soekarnoputri beliau mengikuti secara daring terhadap seluruh pendafatran calon anggota legislatif dari PDI Perjuangan yang pada hari ini dialksanakan secara serentak seluruh wilayah Indonesia," kata Hasto.
"Bu Mega juga menyampaikan pesan komitmen dari PDI Perjuangan untuk mewujudkan dukungan sepenuhnya untuk KPU," sambungnya.
Hasto mengungkapkan, jika sejak 10 hari yang lalu Megawati sudah mengeluarkan perintah harian agar seluruh simpatisan anggota dari PDIP membahtu KPU dalam proses pendaftaran pemilih.
"Sehingga daftar pemilih tetap nantinya sebagai intrumen penting untuk menjngkatkan demokrasi betul betul dapat ditingkatkan," tuturnya.
Tak hanya salam dari Megawati, Hasto juga menyampaikan salam dari Kepala Situation Room DPP PDIP, yang juga putra Megawati, yakni Prananda Prabowo. Bawa atas inisiatifnya PDIP datangi KPU untuk mendaftarkan bacaleg dengan mengusung tema 'Kepalkan Tangan Persatuan untuk Indonesia Raya'.
"Kami juga menyampaikan salam dari mas Prananda Prabowo bahwa kedatangan kami ke KPU ini dengan sentral kepalkan tangan persatuan untuk Indonesia Raya ini karena juga nomor PDIP nomor 3 sehingga mengambil sprit persatuan Indonesia karena tema kepal tangan persatuan Indomesia Raya menjadi tema dalam gambaran seluruh calon anggota legislatif PDI Perjuangan," ungkapnya.
Lebih lanjut, Hasto kemudian menyampaikan pesan dari Ketua DPP PDIP bidang Politik sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani. Ia menyampaikan, Puan akan memberikan dukungan penting bagi penyelenggaran pemilu.
Baca Juga: Surya Paloh Pede NasDem Bakal Catat Sejarah Baru lewat Komposisi Caleg 2024
"Kami juga menyampaikan salam dari mba Puan Maharani Ketia DPP sekaligus Ketua DPR RI beliau juga menujukan komitmennya agar penyelenggaraan pemilu berjalan dengan baik demokratis tentu saja dukungan sangat penting terhadap politik anggaran demi kelancaran seleuruh tugas dari lembaga penyelenggara pemilu," tuturnya.
Dalam proses ini, Hasto turut didampingi jajaran pengurus DPP PDIP diantaranya Ahmad Basarah, Arief Wibowo, Eriko Sotarduga, Komarudin Watubun, Djarot Syaiful Hidayat, Yanti Sukamdani, hingga Sri Rahayu.
Hasto juga turut mengapresiasi KPU sebagai penyelenggara pemilu telah berinovasi dengan teknologi dalam sistem pencalonan.
"Dan selanjutnya kami akan menyerahkan dokumen pandaftaran ini pertama adalah surat kuasa dari ibu ketua umum ibu Profesor Megawati Soekarnoputri ditandatangani oleh beliau dengan materai kepada bu Yanti Sukamdani," katanya.
"Kemudian seluruh bakal calon perprovinsi yang sudah teregister secara Silon sebagai contoh yang kami print dari Silon KPU ada nama, pas foto. Kemudian pas penyerahan ini menujukan bahwa sistemnya sudah sangat baik. Maka pada kesempatan ini kami serahakan kepada ketua KPU," sambungnya.
Berita Terkait
-
Surya Paloh Pede NasDem Bakal Catat Sejarah Baru lewat Komposisi Caleg 2024
-
Posisi Partai Naik Kelas, Surya Paloh Anggap Wajar Target NasDem Raih 100 Kursi di Parlemen
-
Parade Budaya hingga Naik Delman saat Daftarkan Caleg ke KPU, Hasto PDIP: Sesuai Nomor 3 Banteng Moncong Putih, Metal!
-
Atta Halilintar Tolak Ajakan Partai Besar untuk Nyaleg Gegara Takut Aibnya Terbongkar
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024