Suara.com - Sosok Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko didukung untuk maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Namanya tiba-tiba muncul di gelaran Musyawarah Rakyat (Musra) relawan Jokowi di Istora Senayan Jakarta, pada Minggu (14/5/2023).
Meski merupakan hajat relawan Jokowi, sebanyak 3 ribu relawan Moeldoko dari berbagai daerah juga menghadiri acara tersebut.
Ketua Aliansi Simpatisan Moeldoko, Richard, mantan Panglima TNI tersebut sangat tepat jika disandingkan dengan Ganjar Pranowo sebagai calon wakilpresiden.
Salah satunya, menurut Richard, sosok Moeldoko sesuai dengan kriterian pemimpin nasional yang sebelumnya disampaikan oleh Jokowi. Selain itu, Moeldoko juga dinilai cerdas dan punya pengalaman mumpuni mengelola potensi negara.
Meski begitu, sosok Moeldoko tidak lepas dari sejumlah kontroversi yang pernah dibuatnya. Apa saja kontroversi itu? Simak ulasan berikut ini.
Menyatakan siap maju di Pilpres 2024
Terkait dengan Pilpres 2024, pada November 2022 lalu, Moeldoko pernah menyatakan kalau dirinya siap maju di Pilpres 2024. Pernyataan itu ia buat ketika menghadiri Tabligh Akbar di Goa Sunyaragi, Depok pada 9 November 2022.
Meski belum ada dukungan dari partai politik manapun, dukungan publik terhadap sosok Moeldoko mulai bermunculan.
Baca Juga: Jejak Kontroversi PA 212 dari Masa ke Masa: Dulu Tolak Miyabi, Kini Coldplay
Namanya pernah masuk dalam kandidat capres dan cawapres pada Musyawarah Rakyat IV Palembang, Sumsel pada 29 Oktober 2022.
Pakai jam tagan seharga Rp 1 miliar?
Sosok Moeldoko pernah jadi perhatian salah satu media asal Singapura pada 2014 lalu. Ketika itu, media di Negeri Singa memberitakan Moledoko memakai jam tangan yang harganyanya diperkirakan mencapai Rp 1 miliar.
Munculnya berita itu lalu ditanggapi keras oleh mantan Panglima TNI itu. Ia sempat naik pitam dan membantah berita tersebut.
Ia menyatakan jam tangan yang dipakainya itu adalah barang tiruan yang ia beli seharga Rp 4,7 juta.
Jadi KSAD hanya tiga bulan
Berita Terkait
-
Jejak Kontroversi PA 212 dari Masa ke Masa: Dulu Tolak Miyabi, Kini Coldplay
-
Kontroversi Habib Bahar Smith Sebelum Mengalami Penembakan OTK
-
Foto Pelukan dengan Maria Ozawa Disebar, Ganjar Pranowo: Sudah Sesadis Itu Ternyata
-
Cek Fakta: Ganjar Tersingkir Usai Jokowi Undang Anies ke Istana
-
Absen dari Penyelidikan Kedua, Polisi Mengancam Akan Menangkap Yoo Ah In
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien