Suara.com - Komisioner Komnas HAM menyambangi Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mendorong situasi kondusif dengan pemenuhan dan perlindungan hak konstitusional warga negara.
Wakil ketua bidang internal Komnas HAM Pramono Ubaid menyampaikan harapannya agar Bawaslu bisa melakukan pengawasan tehadap hak konstitusional masyarakat kelompok rentan.
"Kami harapkan seluruh jajaran Bawaslu melakukan pengawasan yang lebih ketat, lebih intensif, atas hak konstitusional warga negara kelompok rentan misalnya warga binaan di Lapas maupun rutan, misalnya warga panti jompo, lansia, dan panti sosial, masyarakat adat suku terasing," kata Pramono di Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Selasa (25/7/2023).
Selain itu, Pramono merinci kelompok rentan yang dimaksud ialah kelompok minoritas, pemilih pemula, perempuan, pekerja migran, dan lain sebagainya.
"Kami berharap fokus kegiatannya diarahkan kepada pelindungan hak konstitusional kelompok masyarakat tadi," tambah dia.
Pada kesempatan yang sama, kata Pramono, juga berharap dalam pengawasan tersebut Bawaslu memberdayakan pengawas dari kelompok rentan.
"Jadi, dalam rekrutmen panwaslu di tingkat kabupaten/kota ke bawah terutama, kecamatan desa kelurahan TPS melibatkan kelompok-kelompok tadi," ujar Pramono.
"Misalnya panwaslu di suku terasing melibatkan suku terasing, Masyarakat adat sendiri, kemudian kalau Lapas kan enggak mungkin. Petugasnya pasti dari sipir," lanjut dia.
Kemudian, Pramono juga berharap Bawaslu bisa fokus melakikan sosialisasi pemilu terhadap kelompok rentan.
Baca Juga: JPPR Minta KPU Perhatikan Kelompok Rentan Dalam Pemutakhiran DPT Pemilu
"Kami harap salah satu fokusnya Bawaslu dalam hal ini banyak dialokasikan ke kelompok masyarakat rentan karena mereka relatif kurang mendapatkan informasi," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024