Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir semakin diperhitungkan di kontestasi Pilpres 2024. Ketua Umum PSSI ini diprediksi memiliki peluang besar melaju sebagai cawapres karena mengantongi elektoral tinggi.
Pengamat Politik Universitas Djuanda Gotfridus Goris Seran menilai Erick Thohir memiliki satu keunggulan yang tak dimiliki kandidat lain, yakni ia adalah sosok yang independen.
Tak heran ia mendapatkan elektoral yang cukup besar, bahkan bisa mengambil ceruk suara kalangan Nahdliyin.
"Keberadaan dan peran Erick Thohir yang non-partisan sehingga memiliki dukungan massa yang sifatnya lintas basis atau cross-cutting dari partai, NU dan generasi muda," kata Gotfrindus dalam keterangannya, Selasa (8/8/2023).
Erick yang lekat dengan label non-partisan justri menarik suara kalangan Nahdliyin. Terlebih, Erick juga merupakan Anggota Kehormatan Banser NU yang memiliki peran cukup banyak di salah satu organisasi Islam di Indonesia itu.
Eks Presiden Inter Milan itu memang dikenal memiliki kedekatan dengan NU. Ia juga sering mendapatkan amanah mendukung berbagai kegiatan NU, salah satunya menjadi Ketua Steering Committee Panitia saat acara Harlah satu abad NU.
Selain itu, Erick juga belum lama ini telah menginisiasi berdirinya 250 Badan Usaha Milik NU atau BMNU untuk meningkatkan kemandirian ekonomi kalahan Nahdliyin.
Bukan hanya modal suara kalangan Nahdliyin yang sudah ada di genggamannya, Erick Thohir juga tercatat memiliki skor elektabilitas tinggi dibandingkan kandidat cawapres lainnya dalam berbagai lembaga survei.
Dalam catatan hasil survei Indikator Politik Indonesia periode 20-24 Juni 2023, Erick berada di posisi paling atas dengan skor 22,9 persen mengalahkan Sandiaga Uno.
Baca Juga: Putri Gus Dur Ngaku Siap jika Ditunjuk jadi Cawapres, Yenny Wahid Beberkan Alasannya!
Dalam temuan Lembaga Survei Indonesia, Erick Thohir juga gagah di posisi tertinggi dengan raihan elektabilitas 14,3 persen.
"Erick Thohir potensial menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) karena mempunyai kekuatan elektoral," ungkapnya.
Tingginya modal elektoral tersebut membuat Erick patut diperhitungkan di bursa cawapres Pilpres 2024.
Erick Thohir diyakini dapat ikut mendongkrak elektabilitas siapapun sosok capres yang berpasangan dengannya.
"Ia mampu mendongkrak naik capres untuk memenangkan Pilpres 2024," ujarnya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
Putri Gus Dur Ngaku Siap jika Ditunjuk jadi Cawapres, Yenny Wahid Beberkan Alasannya!
-
Janji Seribu Janji, Demokrat Bakal Ajak Anies Ngobrol Serius Soal Pengumuman Cawapres
-
Sepakat dengan Megawati, Kepala BRIN: PNS Kan Nggak Boleh Berpolitik
-
Minta Cawapres Anies Segera Diumumkan, Andi Arief: Nggak Masalah Mau Yenny Wahid, Susi atau Khofifah
-
Tak Jamin Kerjasama PDIP dengan PPP, Sandiaga Uno Ikhlas Jika Gagal Jadi Cawapres Ganjar Walau Sudah Ada Chemistry
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024