Suara.com - Pengamat komunikasi politik Universitas Brawijaya Anang Sujoko menilai Erick Thohir mengikuti arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) jika berhadapan pada pilihan mendampingi Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024.
Anang ketika dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (20/8/2023), menyebut sosok Erick Thohir kemungkinan dikehendaki dua bakal calon presiden yakni Ganjar dan Prabowo.
"Sekarang tinggal Erick mau atau tidak berpasangan dengan Ganjar atau Prabowo. Saya yakin sekali Erick akan patuh pada perintah Jokowi," kata Anang Sujoko.
Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra dan Menteri Pertahanan RI, saat ini diusung sebagai bakal calon presiden oleh sejumlah partai yang tergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR). Koalisi itu terdiri atas Gerindra, PKB, Partai Bulan Bintang (PBB), Golkar, dan PAN.
Sementara itu, Ganjar Pranowo diusung sebagai bakal calon presiden untuk maju Pilpres 2024 oleh PDI Perjuangan, PPP, Perindo, dan Hanura. Kandidat potensial lainnya, Anies Baswedan, diusung oleh NasDem, PKS, dan Partai Demokrat.
Ketiga bakal calon presiden itu sampai saat ini belum ada yang mengumumkan nama bakal calon wakil presiden.
Terlepas dari itu, Anang meyakini sosok Erick potensial maju sebagai bacawapres, mengingat beberapa hasil survei termasuk yang digelar Indikator Politik, menunjukkan nama dia unggul dan bersaing dengan tokoh-tokoh lain seperti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.
Dalam survei terbaru Indikator Politik yang dirilis pekan ini (18/8), nama Erick terlihat dominan dibandingkan dengan nama-nama yang potensial lainnya karena dia mampu membantu Ganjar atau Prabowo memperoleh suara di atas 30 persen dalam simulasi Pilpres 2024.
Pasangan Prabowo Subianto dan Erick Thohir, dalam survei terbaru Indikator, memperoleh 33,9 persen suara, sementara pasangan Ganjar Pranowo-Erick Thohir memperoleh 35,5 persen suara saat berhadapan dengan Prabowo-Airlangga, dan 35,8 persen suara saat berhadapan dengan Prabowo-Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga: FPI Tak Mau Lagi Dukung Prabowo Di Pilpres 2024, Anies Penuhi 3 Dari 5 Kriteria
Terkait dengan hasil itu, Anang menilai wajar jika PDI Perjuangan, terutama dari kalangan akar rumputnya, menghendaki Erick Thohir sebagai bakal calon wakil presiden mendampingi Ganjar
"Salah satu bukti akar rumputnya mendukung Erick untuk dapat mendampingi Ganjar dapat dilihat dari pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah.
Dikatakan pula bahwa Menteri BUMN Erick Thohir masih dipertimbangkan partainya untuk menjadi cawapres Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.
Namun, kata Anang, keinginan itu kemungkinan terhambat oleh sikap Jokowi yang cenderung memasangkan Prabowo dan Erick.
"Saat ini Jokowi memosisikan Erick bersama Prabowo," kata pengamat komunikasi politik Universitas Brawijaya itu.
Dukungan Presiden Jokowi, menurut dia, cukup krusial karena orang-orang yang dekat dengan Jokowi masih menjadi magnet untuk menarik suara para pemilih. Hal itu terlihat dari organisasi massa pendukung Jokowi yang cukup banyak dan konsisten mendukung Presiden sampai periode kedua masa pemerintahannya.
Sesuai dengan jadwal KPU, pendaftaran bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden mulai 19 Oktober 2023 hingga 25 November 2023.
Dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu) disebutkan bahwa pasangan calon presiden/wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Saat ini ada 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden/wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Bisa juga pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
FPI Tak Mau Lagi Dukung Prabowo Di Pilpres 2024, Anies Penuhi 3 Dari 5 Kriteria
-
Prabowo Ciduk Suara Pendukung Jokowi, Peluang Menang Pilpres 2024 Makin Besar
-
Dukungan Eks Aktivis 98 Budiman Sudjatmiko Jadi Angin Segar untuk Prabowo
-
Kini Mesra, Kenapa Prabowo Dulu Dimusuhi Budiman Sudjatmiko?
-
Gerindra Jawab Tuduhan Soal Food Estate, Singgung Pengkritik Para Pengurus Parpol
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Geger Pistol dan CD Porno di Sekolah Harapan Ibu: 580 Siswa PJJ; Yayasan Lapor KPAI dan DPR
-
3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
-
Promo Indomaret Terbaru Hari Ini 9 Agustus 2026, Susu dan Perlengkapan Balita Diskon Besar
-
6 Skin Tint yang Cocok untuk Kulit Kering dan Dehidrasi, Hasil Makeup Lebih Nyatu
-
Alur Gila 'The Scarecrow': Trauma Lama, Pembunuh Berantai dan Misteri Gelap
-
Jorge Messi Wafat, Lionel Messi Pimpin Prosesi Perpisahan dengan Penjagaan Ketat
-
5 Fakta Mengejutkan Temuan 995 Senjata dan CD Porno di Sekolah Swasta Jaksel
-
Kata-kata Ole Romeny Usai Cetak Gol, Pelatih PSV Dibuat Naik Pitam
-
Mengenal Kerajinan 'Anam Kepang', Esensi Edukatif yang Mati Ditelan Zaman
-
7 Negara di Asia yang Merayakan Kemerdekaan pada Bulan Agustus, Tak Cuma Indonesia