Suara.com - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menganggap Menteri BUMN Erick Thohir masih berpotensi menjadi calon wakil presiden (cawapres) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dengan begitu, masih ada potensi PPP bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju.
"Masuknya Erick Thohir membuat PPP terbuka peluang ikuti jejak Golkar dan PAN untuk dukung Prabowo," kata Dedi pada Senin (28/8/2023).
Bukan tanpa alasan, Dedi mengungkapkan kalau Erick Thohir menjadi figur kuat yang punya potensi dapat terusung mendampingi Prabowo pada Pilpres 2024. Sosok Erick Thohir juga menjadi yang terdepan disuarakan oleh PAN.
Kondisi demikian, dinilai Dedi, juga tidak terlepas dari rekaman sejumlah hasil simulasi capres-cawapres yang menunjukkan raihan positif. Keduanya bahkan konsisten tempati daftar simulasi teratas untuk Pilpres 2024.
Situasi tersebut terbukti dengan raihan elektabilitas tinggi didapatkan Prabowo dan Erick Thohir bila keduanya berpasangan. Simulasi pasangan Lembaga Survei Indonesia (LSI) periode 1-8 Juli 2023 menunjukkan hasil kemenangan.
Rekaman LSI menunjukkan, bila kedua nama itu dipasangkan akan mendapatkan total elektabilitas sebesar 34,8 persen. Disusul Ganjar Pranowo-Ridwan Kamil dengan 34,0 persen serta Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono mendapat 19,7 persen.
Lebih lanjut dia menyebut, bila benar terjadi tentu bisa dipastikan Sandiaga Uno yang sudah lebih dulu bergabung dengan PPP berpotensi besar keluar dalam perebutan kursi cawapres. Bahkan lebih jauh lagi mambuat dirinya rehat di perpolitikan Tanah Air.
"Jika itu terjadi, Sandiaga kembali keluar dari PPP dan mungkin akan pensiun dini dalam dunia politik."
Baca Juga: Goda Prabowo yang Peluk Mesra Cak Imin Saat Hadiri HUT ke-25 PAN, Zulhas: Biar Nggak Lepas Lagi
Berita Terkait
-
Jawab Sahutan Kader PAN soal Erick Thohir Wapres, Prabowo: Nanti, Belum Apa-apa Wapres
-
Ganjar Pranowo: Sampai Hari Ini Tidak Ada Cerita PPP Bakal Cabut Dukungan
-
Gabung Koalisi Pendukung Prabowo, Zulhas Ngaku Lapor Dulu ke Jokowi
-
Sapa Bekas Cawapresnya di HUT ke-25 PAN, Prabowo: Kita juga Punya Rambut Putih
-
BREAKING NEWS! Prabowo Umumkan Nama Baru Koalisi KKIR: Koalisi Indonesia Maju
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024