Jokowi mengkhianati PDIP?
Analis politik dan dosen Ilmu Politik dan International Studies Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul menyatakan, jika Gibran maju sebagai cawapres Prabowo, maka PDIP akan merasa dikhianati oleh Jokowi dan keluarganya.
Menurutnya, jika memang Gibran jadi cawapres Prabowo, maka PDIP dan rival politik Jokowi bakal menyatukan kekuatannya di putaran kedua.
Menurut Khoirul, PDIP akan mengevaluasi keanggotaan Jokowi, Gibran dan menantu Jokowi, Bobby Nasution jika memang akan mendorong Gibran jadi cawapres Prabowo.
Tersandung putusan MK
Salah satu hambatan jika Gibran memang ingin maju sebagai bacawapres Prabowo adalah aturan dalam Undang-Undang Pemilu mengenai batas minimal usia capres-capwapres, yakni 40 tahun.
Kini ketentuan tersebut tengah dalam tahap uji materi di Mahkamah Konstitus (MK)i. MK baru akan memutuskan perkara tersebut awal pekan depan.
Putusan perkara batas usia capres-cawapres itu diputuskan MK tiga hari jelang pendaftaran pasangan Pilpres 2024, tepatnya 16 Oktober 2023.
Hal itu lantas menimbulkan kekhawatiran sejumlah pihak kalau MK akan mengabulkan gugatan uji materi tersebut, sehingga lembaga tersebut dianggap sebagai penjaga kepentingan kekuasaan.
Baca Juga: Ganjar Menginap di Rumah Warga, Hasto PDIP: Tidak Pernah Terjadi dalam Sejarah
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Terungkap! Jokowi Minta Megawati Izinkan Gibran Maju Pilwalkot Solo Padahal Belum Penuhi Syarat Partai
-
Ganjar Menginap di Rumah Warga, Hasto PDIP: Tidak Pernah Terjadi dalam Sejarah
-
Pakai Jersey MU Saat Tidur di Rumah Warga, Ganjar Digoda Soal Kekalahan
-
Main Klaim Dukung Gibran Cawapres Prabowo, Etika Projo Disemprot Panda Nababan
-
Pakar Inteljen: Militer Indonesia Disegani, Jangan Sampai Salah Pilih Presiden
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024