Suara.com - Gibran Rakabuming Raka resmi dideklarasikan sebagai bakal calon wakil presiden (bacawapres) Prabowo Subianto. Hal ini membuat banyak netizen yang penasaran apakah Gibran masih jadi kader PDIP sekarang?
Setidaknya hingga berita ini diterbitkan belum jelas status anak pertama presiden Joko Widodo (Jokowi) di PDIP. Megawati Seokarnoputri selaku Ketua Umum PDIP pun belum memberikan keputusan apakah Gibran masih jadi kader PDIP atau tidak.
Sebelumnya, perlu Anda ketahui terlebih dahulu bahwa salah satu sanksi yang mungkin diberikan kepada Gibran jika mengajukan diri sebagai bacawapres bersama dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) adalah keluar dari PDIP.
Keputusan tersebut bisa terjadi karena PDIP sendiri telah mengusung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai bacapres dan bacawapres untuk Pemilu 2024.
Apakah Gibran Masih jadi Kader PDIP?
FX Hadi Rudyatmo selaku ketua DPC PDIP Kota Solo menjelaskan bahwa seharusnya, apabila Gibran diusung sebagai cawapres di luar PDIP, maka statusnya sebagai anggota parpol partai kepala banteng itu akan berakhir.
“Ya sekarang otomatis to. Dari partai A ke partai B ya berarti anggota partai B. Partai A tergantung beliau sendiri. Kalau untuk Kartu Tanda Anggota (KTA) ya nanti dari DPP. Kan tanda tangan KTA, Ketua Umum Ibu Hj Megawati Soekarnoputri,” ungkap Rudy.
Meski begitu, dari pernyataan itu pula FX Rudy menjelaskan bahwa bagaimana status akhir Gibran di PDIP akan ditentukan oleh keputusan Megawati selaku Ketua Umum PDIP.
Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari Megawati yang menyatakan bahwa Gibran telah dikeluarkan dari PDIP.
Seperti status Wiranto dan Jusuf Kalla di Pemilu 2004
Jika pada akhirnya Gibran tetap berada di PDIP meski diusung sebagai bacawapres, maka ini berarti bahwa partai pimpinan Megawati mengajukan dua calon sekaligus pada pemilu 2024.
Kondisi ini sebenarnya bukanlah hal yang baru di Indonesia. Sebab di tahun 2004 lalu, Partai Golkar pun sebenarnya memiliki dua kader dalam pilpres saat itu. Secara resmi Golkar mencalonkan Wiranto sebagai Presiden didampingi oleh Salahuddin Wahid.
Namun di koalisi partai lainnya, ada i Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK). Meskipun SBY-JK di pemilu 2004 diusung oleh Partai Demokrat, namun tampaknya pendirian Jusuf Kalla tetap berada di Golkar. Bahkan ia menjadi Ketua Umum Golkar pada Desember 2004, setelah menang pemilu dan menjadi wapres mendampingi SBY.
Namun tentu saja keputusan masing-masing partai politik bisa berbeda-beda.
Gibran resmi maju menjadi cawapres
Berita Terkait
-
Jempol Tegas Iriana Jokowi untuk Gibran Maju Cawapres
-
Momen Gus Miftah Puji Gibran Sosok Sederhana: Salah Satu Sifatnya Nabi Muhammad..
-
Kini Jadi Cawapres Prabowo Usai Diledek Anak Ingusan, Gibran: Ya Sudah, Nggak Usah Takut!
-
Gaya Pakaian Istri Ganjar dan Anies Dikritik Pendukung Gibran, Auto Disentil Pengamat: Busana Istri Prabowo Apa?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024