Suara.com - Pencalonan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai pasangan capres-cawapres terus memicu pro kontra. Hal ini tak lepas dari keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan gugatan batas usia minimal capres-cawapres dari yang tadinya 40 tahun menjadi 35 tahun.
Adapun gugatan yang dikabulkan oleh MK itu diajukan oleh seorang mahasiswa Universitas Surakarta (Unsa) yang bernama Almas Tsaqibbiru. Sontak kini mahasiswa fakultas hukum itu dinilai menjadi sosok kunci pencalonan Prabowo dan Gibran.
Pasalnya tanpa gugatan Almas, anak pertama Presiden Jokowi itu tentu tidak bisa maju sebagai cawapres karena terganjal aturan usia. Hal ini seperti yang dikatakan oleh Okky Madasari di akun X atau Twitter.
Dalam cuitannya, Okky membagikan potret Almas yang tampil rapi mengenakan setelah jas. Ia kemudian menyebut dirinya menolak lupa bahwa sosok kunci di balik pencalonan Prabowo dan Gibran adalah Almas.
"Bukan Jokowi, bukan partai koalisi. Iniah sosok kunci dari pencalonan Prabowo-Gibran. #MenolakLupa," tulis Okky dalam cuitannya pada Rabu (25/10/2023).
Cuitan dari Okky itu kemudian mendapatkan perhatian luas dari warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitannya itu sudah dibaca 25 ribu kali dan mendapatkan ratusan tanda suka.
Banyak warganet yang juga sependapat dengan pernyataan Okky. Mereka kemudian menuliskan opini-opini di kolom komentar.
"Kenapa nggak dia aja yang dicalonkan ya? ehehe," komentar warganet.
"Diajak diskusi sama BEM kampus ku (UNS) bukan Unsa ya, dia ngeles mulu. Sampein ke dia nih alamatnya. Masa orang Solo gak berani, ke MK aja berani," beber warganet.
Baca Juga: Fajar Nugros Panen Kritik Gara-Gara Komentari Pernyataan Anies Baswedan Soal Korupsi
"Susah kalau sudah lawan wasit," tambah yang lain.
"Kan dia emang boneka. Emang udah direncakakan itu. Mana mungkin tiba-tiba ada yang menggugat ke MK," tulis warganet.
"Curiga masih keluarga," celetuk warganet.
"Pak Prabowo perlu ber terima kasih nih colek ini ah @Gerindra," timpal lainnya.
"Itulah strategi permainan, penemuan sosok ini tentunya bukan spontanitas. All by design," kata warganet.
Sebagai informasi, pencalonan Prabowo dan Gibran didukung penuh oleh Koalisi Indonesia Maju. Koalisi ini terdiri dari Partai Gerindra, Golkar, PAN, Partai Demokrat dan PSI.
Berita Terkait
-
Fajar Nugros Panen Kritik Gara-Gara Komentari Pernyataan Anies Baswedan Soal Korupsi
-
Adu Mewah Koleksi Mobil Capres-Cawapres: Anies-Cak Imin Punya 1, Prabowo 6
-
Bisa Menang Efek Trah Jokowi, Jika Kaesang Maju Pilkada Solo Bikin Banteng Ngamuk?
-
Prabowo Subianto Sebut Nama Mualim Sebagai Pendukung yang Paling Kuat, Begini Sosoknya
-
Gibran Cawapres Prabowo, Selvi Ananda Disebut Punya Aura Ibu Negara
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
BPK Audit Kinerja MK dalam Penanganan PHPU 2024 Meski Raih Opini WTP
-
8 dari 10 Anak Indonesia Kekurangan DHA, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban
-
Tanpa Disadari, Teknologi Ini Diam-Diam Mengubah Cara Kita Menjalani Hari
-
KAMMI Minta Aksi AMPB 27 Agustus Ditahan, Khawatir Ditunggangi hingga Picu Kerusuhan
-
PALHI Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi PT TPL, Minta Big Boss Diperiksa
-
KAMMI Tolak Aksi Warga Pati di DPR, Tetap Dukung RUU Perampasan Aset
-
Sumsel Makin Membara, 449 Hotspot Karhutla Mengintai Kesehatan Pernapasan Warga
-
Menkeu Siapkan Rp31 T untuk Pengalihan Status PPPK Paruh Waktu