"Yang kedua itu sebenarnya kan memang Pak Jokowi setidak-tidaknya karena ikut membesarkan Ganjar juga pikirannya Prabowo-Ganjar. Dan memang kemudian di elektabilitasnya kan Pak Ganjar, rupanya di PDIP saya dengar nggak mau Prabowo-Ganjar tapi maunya Ganjar-Prabowo,"
"Pak Jokowi di situ ya nggak sanggup, terutama karena itu jatah PDIP lah gitu ya, partai besar begitu nggak bisa. Akhirnya kan Pak Ganjar keluar gitu."
Namun, dia menambahkan bahwa Jokowi tetap menginginkan rekonsiliasi itu berjalan hingga akhir. Dia menyebut, akhirnya pembicaraan besar pun terjadi di koalisinya.
"Jadi Mbak Puan gagal, Pak Ganjar gagal keluar, PDIP bikin blok sendiri. Nah sekarang di koalisi besar ini bertanya kira-kira dengan siapa lagi, seorang yang merepresentasikan Prabowo dan seorang yang merepresentasikan Pak Jokowi atau kelompok Pak Jokowi yang menyetujui itu,"
Karena, kata dia, simbol Jokowi melalui Puan Maharani dan Ganjar Pranowo gagal, maka mereka memutuskan untuk memilih Gibran sebagai representasi Jokowi.
"Karena simbol Puan nggak jadi, simbol Ganjar tidak jadi, akhirnya ya cari seseorang yang lebih merepresentasikan Pak Jokowi (yaitu Gibran)," katanya.
Kontributor : Ayuni Sarah
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Perintahkan Kaji Ulang Buku Pelajaran, Tak Mau Siswa Indonesia Kalah dari Luar Negeri
-
Prabowo dan Jusuf Kalla Bertemu Tertutup di Istana
-
JK Minta Waktu Temui Prabowo, Ungkap Hasil Obrolan 1 Jam di Istana Merdeka
-
Pelemahan Rupiah Belum Berdampak pada Proyek IKN, Basuki: Kontraktor Belum Mengeluh
-
Bawa Sang Anak yang Pebisnis, JK Minta Waktu Bertemu Presiden Prabowo di Istana Hari Ini
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024