Namun ternyata, Gus Dur justru meminta Megawati untuk mendampinginya dan maju dalam pemilihan wakil presiden. Megawati pun akhirnya menang usai mengalahkan Hamzah Haz, sementara BJ Habibie batal mengikuti pemilihan.
Dari hasil ini, maka Gus Dur dan Megawati resmi menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia.
Meski harus bekerjasama memimpin Indonesia, Mega mengaku bahwa ia kerap ribut dengan Gus Dur. Namun, ia mengaku bahwa Gus Dur yang pada akhirnya akan minta maaf terlebih dahulu.
Tidak jarang, Gus Dur langsung mendatangi kediaman Mega tanpa tanpa mengabarinya terlebih dahulu. Dengan dalih “nasi goreng”, Megawati mau tak mau harus menerima kedatangan Gus Dur di rumahnya.
Kala itu Gus Dur kerap tiba-tiba minta dibikinkan nasi goreng ketika sudah berada di depan rumah Megawati, alhasil ia pun tak punya alasan menolak.
Dari sinilah, istilah politik nasi goreng itu kemudian dikenal.
Saat ditanya soal sosok Mega, Gus Dur pun menjelaskan bahwa pimpinan partai PDI-P itu seperti adiknya.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Baca Juga: Momen Mahfud MD Emosi Dituduh Petugas Partai Gegara Nurut Megawati: Memangnya Kenapa?
Berita Terkait
-
Jadi Pemain Terbaik, Aksi Megawati Sholawat Saat Pertandingan Tuai Pujian
-
Megawati Beberkan Resep Tampil Gacor di Liga Voli Korea Selatan, Ternyata karena Baca Sholawat
-
Link Live Streaming Red Sparks Tim Voli Megawati vs Suwon Hyundai E&C Hillstate, Minggu 29 Oktober
-
Momen Mahfud MD Emosi Dituduh Petugas Partai Gegara Nurut Megawati: Memangnya Kenapa?
-
Tak Masalah Yenny Wahid Dukung Ganjar, Nusron Golkar Kutip Pernyataan Gus Dur: Prabowo yang Jadi Presiden
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024