Suara.com - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Muhammad Jusuf Kalla, mengaku netral dalam kontestasi Pilpres 2024. Dia pun mengaku akan memilih Capres-Cawapres yang baik menurut masyarakat.
“Ini di masjid tidak boleh bicara politik, PMI juga tidak boleh bicara politik,” kata Jusuf Kalla disela-sela pelantikan pengurus wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Maluku di Masjid Raya Al Fatah Ambon, Senin (6/11/2023).
JK mengatakan akan memilih selayaknya rakyat yang memilih terbaik untuk masyarakatnya. “Saya memilih apa yang baik untuk rakyatnya,” ujar Kalla.
Wapres ke 10 dan 12 RI itu datang bersama rombongan dengan menggunakan Pesawat Khusus Embraer Phenom 300/T7HKG.
Mereka mendarat di Bandara Internasional Pattiimura pukul 06.00 WIT dan langsung dijemput Gubernur Maluku, Murad Ismail serta Forkopimda.
Kedatangan Wapres dua periode di kota berjudul manise ini untuk acara pelantikan pengurus wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Maluku.
Selanjutnya, rombongan Jusuf Kalla meninjau Palang Merah Indonesia (PMI) Maluku di Kudamati. Jusuf Kalla dan rombongan rencana kembali lepas landas ke Jakarta dengan Pesawat Khusus Embraer Phenom 300/T7HKG.
Bertemu Anies Baswedan
Sebelumnya, Capres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, mengadakan pertemuan tertutup dengan Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla atau JK, pada Sabtu (7/10/2023) lalu.
Dari foto yang diterima Suara.com, Anies tampak didampingi oleh Sudirman Said. Anies tampak menggunakan kemeja berwarna coklat dan duduk di sebuah sofa.
Sementara JK terlihat mengenakan kemeja putih bermotif kotak-kotak dan duduk seorang diri. Ketiga tampak sedang mengobrol.
Pertemuan itu disebut digelar di kediaman JK di kawasan Jakarta Selatan. Belum diketahui secara rinci isi pertemuan tersebut.
Sementara Sekjen Partai NasDem, Herwami Taslim membenarkan adanya pertemuan tersebut. Menurutnya, tidak ada yang istimewa dari pertemuan itu.
"Silaturahmi biasa," kata Hermawai dalam pesan singkatnya yang diterima Suara.com.
"Tidak ada arahan khusus, silaturahmi biasa," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Warga Korban Banjir Minta Cangkul dan Sekop ke JK untuk Bersihkan Rumah
-
JK Hingga Jurnalis Korban Pengeroyokan Terima Anugerah Dewan Pers 2025
-
Ironi Hakordia, Silfester Matutina Si Manusia Kebal Hukum?
-
Jenderal Bintang Dua Terseret Sengketa Lahan Jusuf Kalla, Mabes AD Turun Tangan
-
Adik JK Minta Pemeriksaan Kasus Korupsi Rp1,35 Triliun PLTU Kalbar Ditunda, Kenapa?
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024