- Sudirman Said menghadiri perayaan ulang tahun ke-84 Jusuf Kalla di kediaman kawasan Brawijaya, Jakarta, pada Sabtu, 16 Mei 2026.
- Sudirman memuji konsistensi Jusuf Kalla dalam menjaga hubungan sosial yang baik dengan seluruh lapisan masyarakat sejak masa mudanya.
- Peran JK sebagai tokoh perdamaian dinilai esensial dalam memberikan kontribusi pemikiran untuk menjaga arah perjalanan bangsa Indonesia.
Suara.com - Eks Menteri ESDM, Sudirman Said menghadiri acara Tasyakuran Milad ke-84 Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, M. Jusuf Kalla (JK), yang digelar di kediaman JK di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, Sabtu (16/5/2026).
Usai acara, Sudirman mengungkapkan kekagumannya yang mendalam terhadap sosok tokoh senior bangsa tersebut.
Sudirman menyoroti konsistensi Jusuf Kalla dalam membangun hubungan baik dengan berbagai lapisan masyarakat selama puluhan tahun.
Menurutnya, JK memiliki modal sosial yang luar biasa karena keterbukaannya kepada semua golongan.
"Saya sangat kagum pada modal sosial beliau yang dipupuk bertahun-tahun sejak masa muda sampai hari ini. Jadi tidak ada kelompok masyarakat yang tidak mendapat support beliau," ujar Sudirman.
Lebih lanjut, Sudirman menegaskan bahwa peran JK sebagai tokoh perdamaian dan aktivis kemanusiaan tetap relevan hingga saat ini.
Ia menilai kontribusi pemikiran JK masih menjadi hal yang esensial bagi perjalanan Indonesia ke depan.
"Beliau juga dikenal sebagai juru damai, aktivis kemanusiaan, dan sampai hari ini pikiran-pikiran Pak JK masih terus diperlukan oleh bangsa ini," kata dia.AMengenai suasana di dalam kediaman, Sudirman menggambarkan situasi yang penuh hangat, penuh harapan, dan doa dari para tamu undangan yang hadir.
Ia menyebut banyak pihak yang berharap agar JK tetap sehat dan terus berperan sebagai pengingat agar jalannya bangsa tetap pada koridor yang benar.
Baca Juga: Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
"Dan jelas suasana di dalam itu suasana yang memberi harapan, memberikan doa supaya Pak JK terus berkiprah, terus menyampaikan pikiran-pikiran, dan menjaga supaya jalannya bangsa ini ada dalam kelurusan. Kira-kira begitu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Grace Natalie Siap Temui Jusuf Kalla Usai Dipolisikan: Saya Tidak Ada Masalah Pribadi
-
Grace Natalie Siap Tanggung Jawab Buntut Video JK: Tak Ada Pelanggaran Hukum
-
JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak
-
Buntut Potongan Video JK, Jubir Ormas Islam Sebut Ada Unsur Pidana dan Niat Jahat Ade Armando dkk
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas
-
Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras
-
Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik
-
Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!
-
Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY
-
BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara
-
Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi
-
STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata
-
Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta
-
Tangerang Kota Paling Rawan! Ini Peta Wilayah Kriminalitas di Jabodetabek Sepanjang 2026