Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Duta Besar Mesir, Ashraf Mohamed Moguib Sultan di kantor Kementerian Pertahanan RI, Senin (6/11/2023). [Suara.com/Novian]
- Menginginkan kegiatan perekonomian tidak dibatasi oleh kebijakan pemerintahan,
- Menghendaki privatisasi atau memberikan kekuasaan atau kepemilikan usaha kepada pihak swasta tanpa campur tangan pemerintah,
- Tunduk pada pasar, yakni bahwa pasar tidak boleh dikontrol dan justru menginginkan pasar yang bisa mengontrol roda ekonomi,
Menerka-nerka sosok menteri neolib yang dispill Pak Prabowo
Sang Menhan enggan menyebut secara blak-blakan siapa sosok menteri neolib itu lantaran ia nilai tak etis.
"Gue nggak sebut siapa namanya. Nggak boleh dong, nggak etis karena kan kita harus kompak, tapi neolib gimana?," kelakar Prabowo.
Kendati demikian, Prabowo menjelaskan bagaimana sikap sang menteri kala Jokowi mewacanakan kebijakan.
"Selalu aku lihat kadang-kadang coba-coba 'uh bapak presiden' intinya enggak usah, enggak, harus. Nanti utang kita terlalu banyak, utang kita salah satu terendah di dunia sekarang," beber Prabowo.
Kontributor : Armand Ilham
Komentar
Berita Terkait
-
CEO TikTok Akan Menghadap Menteri Koperasi Pekan Ini, Bahas TikTok Shop?
-
Menteri Koperasi Minta Instagram Hapus Akun Pedagang Thrifting
-
Sebut Ada Menteri Berpaham Neolib, Prabowo: Gue Gak Sebut Namanya, Gak Etis!
-
Picu Kontroversi, Netanyahu Nonaktifkan Menteri Israel Yang Bicara Bom Nuklir Di Gaza
-
Menteri Kabinet Israel Sebut Ada Nazi di Gaza, Warga Palestina Harus Musnah
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024