Suara.com - Bakal capres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, mengkritik korps diplomatik Indonesia untuk luar negeri. Menurut Anies, mereka sibuk mengurusi seremonial tamu negara.
Anies menilai korps diplomatik justru sibuk mengurusi hal bersifat entertaiment atau hiburan semata.
“Banyak dari korps diplomatik kita ini punya urusan-urusan entertain," ucap Anies di acara Central For Strategic and International Studies (CSIS) di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (8/11/2023).
Urusan entertaiment yang sibuk diurusi oleh korps diplomatik, kata Anies, adalah prosesi seremonial penyambutan tamu negara di negara orang.
“Kalau tamu datang dari Jakarta itu dubesnya sibuk luar biasa, seluruh stafnya sibuk luar biasa,” kata Anies.
“Bahkan, pasukan kendaraan kita pun didesain untuk mengakomodasi tamu-tamu yang datang dari Indonesia,” lanjutnya.
Anies mengaku sudah mengamati pola ini sejak masih berkuliah di Amerika Serikat. Menurut Anies, hal ini berlebihan dan tidak perlu dilakukan.
“Ini nggak boleh sumber daya negara dipakai kayak begini terus,” kata Anies.
Oleb sebab itu, Anies berencana melakukan reformasi, jika menjadi terpilih Presiden RI. Caranya dengan mendorong para korps diplomatik untuk fokus mengerjakan urusan diplomasi.
Baca Juga: Mau Temui Joe Biden di Gedung Putih Pekan Depan, Apa Tujuan Jokowi?
“Korps diplomatik kita diarahkan untuk lebih energinya dihabiskan untuk aktivitas diplomasi. Kita harus lakukan reform di situ, sehingga korps diplomat kita itu efisien untuk bekerja,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Anies Baswedan: Indonesia Tak Bakal Mampu Selesaikan Konflik Israel-Palestina, Tapi...
-
Jika Terpilih Jadi Presiden, Anies Bakal Bangun House of Indonesia di Kota-kota Besar Dunia
-
Beda dengan Jokowi, Anies Minta Mahasiswa di Luar Negeri Tak Buru-buru Pulang ke Indonesia
-
Mau Temui Joe Biden di Gedung Putih Pekan Depan, Apa Tujuan Jokowi?
-
PM Anwar Ibrahim Dukung Hamas, Uang Ratusan Triliun Malaysia-AS Terancam Lenyap
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu
-
3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud
-
Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor