Prabowo Minta Indonesia Hati-hati: Ada Perang Di Mana-mana, Jika Jadi Presiden Janji Rangkul Semua Unsur

Sabtu, 18 November 2023 | 21:58 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kiri) saat memberikan sambutan pada pengukuhan Guru Besar Kehormatan Universitas Islam Malang (Unisma), Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (18/11/2023). ANTARA/HO-Tim Media Prabowo.

Suara.com - Capres dari Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto meminta Indonesia berhati-hati di tengah banyaknya situasi global yang tidak menentu. Menurutnya, Indonesia akan menghadapi banyak tantangan.

Terlebih perang Ukraina-Rusia ditambah Israel-Palestina masih bergejolak.

"Saudara-saudara sekalian, begitu banyak tantangan sekarang. Ada perang di mana-mana. Belum Ukraina selesai, pecah lagi di Gaza," ujar Prabowo dalam acara deklarasi Matahari Pagi di kediamannya, Jalan Kertanegara Nomor 4, Jakarta Selatan, Sabtu (18/11/2023).

Oleh sebab itu, Menteri Pertahanan itu meminta Indonesia berhati-hati sebab perang masih terus berkecamuk. Ia mengimbau rakyat Indonesia tidak gampang dipecah belah.

"Ini membuktikan bahwa bangsa Indonesia harus hati-hati. Bangsa Indonesia harus bersatu. Bangsa Indonesia harus pandai. Bangsa Indonesia tidak boleh diadudomba lagi, tidak boleh dipecah-belah lagi," tuturnya.

Prabowo menyampaikan jika ia menjadi Presiden RI di masa yang akan datang, maka ia akan merangkul semua pihak. Tujuannya supaya rakyat Indonesia tidak lagi terpecah-pecah.

"Saya sudah menyatakan kalau insyallah kita menerima mandat dari rakyat Indonesia. Kita akan merangkul semua unsur. Kita akan merangkul semua pihak," kata Prabowo.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com