Suara.com - Pembawa acara Mata Najwa, Najwa Shihab menanyakan soal cara mengekspresikan cinta alias love language antar kandidat Capres-Cawapres 2024. Ketiga pasangan menyampaikan jawaban yang beragam.
Diketahui, terdapat lima love language yang sering dipakai, yakni physical touch, words of affirmation, gifts, act of services, an quality time.
Ditanya pertama, Cawapres Muhaimin Iskandar alias Cak Imin langsung menjawab singkat slepet sarung. Hal ini merujuk pada momen Cak Imin melecut Calon Presiden, Anies Baswedan saat menjelaskan soal kegunaan sarung.
"Gus Imin, apa love language anda untuk Anies Baswedan?" tanya Najwa kepada Cak Imin dalam siaran yang ditayangkan lewat kanal YouTube, Minggu (20/11/2023).
"Saya selepet dia," jawab Cak Imin.
"Berarti pyhsical attack (serangan fisik) ya bukan physical touch," imbuh Najwa.
"Physical selepet," kata Cak Imin sambil tertawa.
Sementara, Cawapres Gibran Rakabuming Raka mengaku tak memiliki love language khusus dengan Capres Prabowo Subianto. Ia berkelakar biasa berkomunikasi dengan Menteri Pertahanan itu lewat telepati.
"Apa ya? Kita biasa pakai telepati sih mba. Diem-diem gini sudah saling paham," ucap Gibran.
Baca Juga: Gibran Mau Buktikan Keaslian Ijazahnya Ke Media: Nggak Percaya Nanti Saya Pesenin Tiket Ke Singapura
Najwa pun menyarankan Gibran untuk memilih quality time lantaran Prabowo merupakan sosok yang suka melakukan berbagai kegiatan seperti berkuda.
"Makan berdua, berkuda berdua. Boleh, boleh," kata Gibran.
Terakhir, Ganjar juga mengaku tak memiliki love language khusus dengan Cawapres Mahfud MD.
"Apa ya? Kita belum pernah ya pak ya. Kita baru itu. Tak cari aja lah nanti," ujar Ganjar.
Ditanya lebih lanjut, Ganjar mengaku kerap berdiskusi dengan Mahfud yang merupakan pemegang gelar profesor. Akhirnya ia menyimpulkan love language mereka adalah words of affirmation.
"Ngobrol, diskusi, profesor. Diskusi biasa ya. Kalau diskusi lama banget. Itu kali mba ya," ucap Ganjar.
Tag
Berita Terkait
-
Gibran Mau Buktikan Keaslian Ijazahnya Ke Media: Nggak Percaya Nanti Saya Pesenin Tiket Ke Singapura
-
Isu Iriana Jokowi Cawe-cawe Dorong Anaknya jadi Cawapres Prabowo, Gibran: Kata Siapa? Gak Benar!
-
Apa yang Dipikirkan Tiga Cawapres Sebelum Tidur? Mahfud MD dan Cak Imin Merenung, Gibran Langsung Terlelap
-
Buntut Putusan MK, JK Sepakat Ucapan Ganjar soal Rapor Merah Penegakan Hukum di Rezim Jokowi
-
PDIP Koar-koar soal Intervensi Penguasa Jelang Pilpres 2024, Anies: Tak Ada Apa-apanya Dibandingkan Beban Hidup Rakyat!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis