Suara.com - Kehadiran Ganjar Pranowo dan Mahfud MD mendapat sambutan hangat saat kedua pasangan capres dan cawapres nomor urut 3 itu mendatangi acara dialog yang digelar Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Rabu (22/11) lalu.
Acara dialog yang dipandu Budiman Tanuredjo berlangsung selama 90 menit. Ganjar dan Mahfud MD kompak menjelaskan soal visi-misi untuk Indonesia ke depan. Mulai dari new ekonomi, digitalisasi, pendidikan hingga penegakan hukum.
"Kita harus unggul dan cepat," kata Ganjar.
Liwaul, mahasiswa Unair mengaku sangat tertarik dengan salah satu program yang dibawa Ganjar-Mahfud yakni, Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana. Menurutnya, paslon itu peka dengan dunia pendidikan karena memberikan peluang bagi orang-orang yang kurang beruntung.
"Saya sangat terkesan dengan program Pak Ganjar, yang satu keluarga miskin satu sarjana," katanya.
Program itu, tutur Liwaul adalah memberikan ruang bagi warga miskin untuk setara dalam mengakses pendidikan.
"Itu sangat bagus karena banyak orang yang ingin sekolah tapi tidak ada biaya. Sehingga program itu sangat bagus," ucapnya.
Roni Setiawan, mahasiswa Unair yang lain mengatakan bahwa kedatangan Ganjar-Mahfud di kampusnya memang sudah dinantikan. Selain untuk mengetahui secara spesifik program sebagai Capres, sekaligus menambah pengetahuan.
"Saya memang datang ke sini karena mau menyaksikan Pak Ganjar," katanya.
Menurutnya, Ganjar memiliki kemampuan presentatif dalam memberikan penjelasan. Sehingga mahasiswa mudah memahami apa yang disampaikannya.
"Pak Ganjar bisa menjelaskan secara jelas dan gamblang, juga mudah dipahami," paparnya.
Dari program yang diusung Capres nomor urut 3 itu, kata Roni, pengembangan ekonomi hijau dan ekonomi biru menjadi hal yang menarik.
"Itu hal yang baru dan memang menjadi potensi negara kita yang harus dikembangkan," bebernya.
Berita Terkait
-
Dalih Bagi Tugas, Gibran Absen Dampingi Prabowo di Acara Muhammadiyah Hari Ini
-
Usai Datangi JK, Kini Ganjar Senyum Semringah Temui Boediono di Menteng
-
Soroti Prilaku Aparat Korup, Mahfud Sebut Kepemimpinan Berintegritas Kunci Atasi Persoalan Penegak Hukum
-
Gegara Gibran Effect, Prabowo Diprediksi Menang Pilpres 2024 Satu Putaran
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan