Suara.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Erwin Aksa, mengimbau masyarakat tidak memilih pemimpin yang merupakan petugas partai. Menurutnya, pemimpin yang lebih mengabdi pada partai politik kerap membawa masalah.
Hal ini disampaikan Erwin saat menjadi pembicara dalam acara Talkshow Repnas bertajuk Kesempatan Kerja dan Kualitas Tenaga Kerja di Indonesia yang digelar di TKN Prabowo-Gibran Headquarters, Jalan Surabaya, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2023).
"Saya berharap makanya jangan cari pemimpin petugas partai," ujar Erwin.
Erwin pun mencontohkan salah satu petugas partai yang bermasalah saat memegang jabatan di pemerintahan, yakni eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Syahrul yang mantan politikus Partai Nasdem kini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Kasus korupsi menteri pertanian, petugas partai bukan? Sekarang gini, pilih petugas partai atau petugas bangsa? Petugas rakyat," ucapnya.
Seharusnya, kata Erwin, pemimpin apalagi Presiden tidak boleh menjadi petugas partai. Karena begitu ia mengemban amanah, posisinya adalah petugas bangsa yang membawa kepentingan negara, termasuk seluruh partai politik.
"Pada saat terpilih menjadi presiden Republik Indonesia, dia adalah pemimpin negara dan pemimpin pemerintah, bukan petugas partai dia adalah simbol negara, simbol pemerintahan," pungkasnya.
Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada Senin (13/11/2023) telah menetapkan tiga bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pilpres 2024.
Hasil pengundian dan penetapan nomor urut peserta Pilpres 2024 pada hari Selasa, 14 November 2023, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendapat nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md nomor urut 3.
Baca Juga: Prabowo-Gibran Tak Takut Debat dengan Format Apapun, Termasuk Pakai Bahasa Inggris Tanpa Teks
KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Kemudian untuk jadwal pemungutan suara pada 14 Februari 2024.
Berita Terkait
-
Apartemen Firli Bahuri yang Digeledah Tak Termuat di LHKPN, KPK Malah Minta Tanya ke Polda Metro Jaya
-
Penampakan 3 Mobil Polisi Usai Geledah Apartemen Firli Bahuri di Jaksel, Bawa Barbuk?
-
Format Debat jadi Polemik, TKN Prabowo - Gibran: Waktu Rakyat Terbuang Percuma
-
Sudah Tampung Masukan Debat dari Gen Z hingga Milenial, Gibran Siap Hadapi Mahfud dan Muhaimin
-
Prabowo-Gibran Tak Takut Debat dengan Format Apapun, Termasuk Pakai Bahasa Inggris Tanpa Teks
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung