Suara.com - Seniman Butet Kartaredjasa sempat ramai dikabarkan mendapatkan ancaman usai melakukan pentas teater berjudul "Musuh Bebuyutan" di Taman Ismail Marzuki pada (01/12/2023) lalu. Diduga pihak yang melakukan intimidasi terhadap Butet adalah polisi.
Dalam kabar yang beredar, intimidasi terhadap Butet diduga berbentuk larangan membawa bahasan politik dalam pementasan tersebut. Namun kabar itu akhirnya diklarifikasi oleh pihak penyelenggara, Kayan Production.
Sekretaris Kayan Production, Indah secara tegas membantah adanya intimidasi terhadap Butet dan seniman lainnya. Adapun pihanya memang sempat mengurus perizinan pementasan ke kepolisian, tetapi tidak terjadi intimidasi.
"Saya hanya mau menyampaikan bahwa memang adanya pengurusan terkait surat-surat perizinan ke pihak kepolisian. Kami tegaskan tidak ada intimidasi dalam penandatanganan surat tersebut,” tegas Indah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (5/12/23).
Lalu, siapa sosok Butet Kertaredjasa sebenarnya? Simak inilah profil beliau selengkapnya.
Profil Butet Kartaredjasa
Pria bernama lengkap Bambang Ekoloyo Butet Kartaredjasa ini lahir pada tanggal 21 November 1961. Beliau dikenal sebagai salah satu aktor legendaris dan juga pembawa acara di berbagai stasiun televisi di Indonesia.
Darah seni sudah mengalir di darah Butet sejak kecil. Sang ayah, Bagong Kussudiardjo, dikenal sebagai seniman legendaris. Butet juga memiliki seorang adik bernama Djaduk Ferianto yang berprofesi sebagai aktor dan pemusik Indonesia.
Karier Butet di dunia seni sudah banyak dikenal di masyarakat Indonesia, terutama pada tahun 90an hingga awal tahun 2000. Ia kerap kali tampil di televisi dengan memainkan peran atau membawakan acara TV.
Butet pernah berperan sebagai SBY (Si Butet Yogja) dalam acara Republik Mimpi di Metro TV yang akhirnya pindah ke TV One. Beberapa film layar lebarnya seperti "Maskot" dan "Banyu Biru" juga banyak disukai masyarakat.
Sejak tahun 2010, Butet mulai aktif berkolaborasi dengan seniman lainnya. Sebut saja aktor Slamet Rahardjo dan komedian Cak Lontong. Butet juga ikut bermain peran dalam program mingguan "Sentilan-Sentilun" di MetroTV.
Butet pun seringkali terlibat dalam pembuatan pentas seni. Namun, ia kerap kali menuai kontroversi kerena begitu vokal dalam melontarkan kritikan terhadap pemerintah, khususnya terkait isu rakyat.
Biodata Butet Kartaredjasa
Nama lengkap: Bambang Ekoloyo Butet Kartaredjasa
Nama panggilan: Butet
Tanggal lahir: 21 November 1961
Agama: Kristen
Profesi: seniman, aktor, pembawa acara
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Bantah Intimidasi Butet Kartaredjasa, Polda Metro Jaya Klaim Kehadiran Anggota di TIM Dalam Rangka Pengamanan
-
Desak Pemprov DKI Klarifikasi soal Polisi Diduga Intimidasi Acara Butet Kertaredjasa di TIM, Kubu AMIN: Kenapa Dilarang?
-
Penampakan 3 Mobil Polisi Usai Geledah Apartemen Firli Bahuri di Jaksel, Bawa Barbuk?
-
Butet Kartaredjasa Buka Suara Soal Dugaan Intimidasi Polisi Saat Pentas Teater di TIM
-
Detik-detik Polda Metro Geledah Apartemen Firli Bahuri di Dharmawangsa
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024