Suara.com - Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni meyakini Pilpres 2024 akan berjalan dua putaran. Baginya, Pilpres 2024 digelar satu putaran hanya omong kosong.
"Siapa pun yang bilang satu putaran bulshit (omong kosong), nggak ada. Kalau framing silakan saja itu kan usaha untuk satu putaran," ujar Sahroni di Jakarta Selatan, dikutip Selasa (12/12/2023).
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh sejumlah lembaga survei, Sahroni mengatakan, belum ada paslon yang bisa mencapai angka konsisten di atas 50 persen.
"Sekarang aja maksimal 40 persen yang katanya 40 persen tapi kalau hari ini survei salah satu calon di atas 50 persen nah itu bisa satu putaran tapi kan itu dinamikanya panjang," ucap dia.
Menurutnya, capres nomor urut 1, Anies Baswedan yang diusung oleh NasDem, menargetkan lolos putaran kedua dalam Pilpres 2024.
"Kita mimpinya Pak Anies dua putaran, tapi kalau Pak Anies dua putaran, gua ngomong pak Anies presidennya," katanya.
Selain itu, pimpinan Komisi III DPR RI itu turut mengomentari terkait hasil survei Litbang Kompas yang menempatkan pasangan Anies-Muhaimin Iskandar di atas duet Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Sahroni menyebut survei itu tidak bisa dijadikan patokan.
"Kita tidak bisa mengatakan survei menandakan orang menang atau kalah. Nanti tanggal 14 Februari adalah puncak di mana, siapa pemenangnya baru ketahuan," katanya lagi.
Sebelumnya diberitakan, Litbang Kompas merilis hasil survei terkait elektabilitas capres-cawapres di Pilpres 2024. Hasilnya, capres-cawapres Prabowo-Gibran ungguli pasangan lainnya.
Baca Juga: Jelang Debat Perdana, Apa Saja Persiapan Anies, Prabowo dan Ganjar?
Pada hasil survei kali ini, Prabowo-Gibran memperoleh elektabilitas sebesar 39,3 persen. Elektabilitas capres-cawapres nomor urut 2 tersebut lumayan jauh dari rivalnya.
Di posisi kedua terdapat Anies-Muhaimin yang memperoleh 16,7 persen. Ganjar-Mahfud justru berbeda di peringkat paling buncit karena hanya mendapatkan 15,3 persen suara.
Sementara itu, sebanyak 28,7 persen responden memilih opsi belum menentukan pilihan.
Survei Litbang Kompas ini dilakukan pada 29 November-4 Desember 2023. Survei ini melibatkan 1.364 responden yang dipilih secara acak dilibatkan dalam pengambilan survei ini.
Batas kesalahan survei ini kurang lebih 2,65 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Berita Terkait
-
Rutin Minum Jamu Sebelum Debat Pilpres 2024, Ternyata Ini Favorit Prabowo
-
Jubir AMIN Instruksikan Relawan untuk Kawal Pemilu yang Adil
-
Debat Capres-Cawapres 2024 Jadi Momen AMIN Keruk Undecided Voters
-
Janji AMIN: Siap Kembalikan Independensi KPK, Jika Menang Pilpres 2024
-
Kala Parpol Pengusung Menolak Panik Lihat Elektabilitas Ganjar-Mahfud Memble di Litbang Kompas
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024