Kotak Suara / Pilpres
Selasa, 12 Desember 2023 | 17:40 WIB
Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid, meminta publik menyaksikan acara debat perdana Pilpres 2024 Selasa (12/12/2023) malam ini. Ia berharap dari debat perdana ini publik maki kenal siapa pasangan capres-cawapres nomor urut 3.

Pernyatan itu disampaikan Arsjad usai ditanya awak media mengenai isu yang akan menjadi highlight dalam debat perdana Pilpres 2024 malam ini.

"Tunggu tanggal mainnya, tapi intinya adalah tadi kita (minta) tolong semua bisa melihat nonton," kata Arsjad ditemui di Kantor TPN Ganjar-Mahfud, Gedung High End MNC, Jakarta Pusat, Selasa.

Ia menyakini dengan adanya debat ini, publik makin bisa mengenal apa gagasan yang ditawarkan Ganjar-Mahfud.

"Harapannya kan bisa nantinya tadi lebih mengenal mas Ganjar Prof Mahfud lebih melihat gagasan yang ada, dan bicara program yang ada supaya lebih mantep lagi," tuturnya.

"Supaya lebih mantep lagi memilih pilihan bangsa ini mas Ganjar dan pak Mahfud," sambungnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, pihaknya percaya jika pasangan capres-cawapres nomor urut 3 ini bisa membawa Indonesia lebih baik jika terpilih.

"Karena saya percaya sekali bahwa untuk melanjutkan Indoensia yang lebih baik itu adalah Ganjar-Mahfud," katanya.

Untuk diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan menggelar debat perdana capres dan cawapres Pilpres 2024 pada Selasa (12/12). Debat pertama itu mencakup tema hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), pemerintahan, pemberantasan korupsi, dan penguatan demokrasi.

Baca Juga: Kala Parpol Pengusung Menolak Panik Lihat Elektabilitas Ganjar-Mahfud Memble di Litbang Kompas

KPU telah mengumumkan jadwal debat capres dan cawapres pada Pilpres 2024 akan digelar sebanyak lima kali dan seluruhnya akan berlangsung di Jakarta.

Selain itu, debat juga akan diselenggarakan dengan mengusung lima tema yang berbeda-beda. Debat pertama terkait hukum, HAM, pemerintahan, pemberantasan korupsi, dan penguatan demokrasi.

Debat kedua akan digelar 22 Desember 2023 dengan mengusung tema pertahanan, keamanan, geopolitik, dan hubungan internasional.

Ketiga pada 7 Januari 2024 dengan tema ekonomi (kerakyatan dan digital), kesejahteraan sosial, investasi, perdagangan, pajak (digital), keuangan, pengelolaan APBN.

Keempat pada 21 Januari 2024, mengusung tema energi, sumber daya alam (SDA), SMN, pajak karbon, lingkungan hidup dan agraria, serta masyarakat adat.

Kelima pada 4 Februari 2024, tema debat yang diusung yakni teknologi informasi, peningkatan pelayanan publik, hoaks, intoleransi, pendidikan, kesehatan (post-COVID Society), dan ketenagakerjaan.

Load More