Suara.com - Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan tegaskan pentingnya menjunjung tinggi etika dalam memimpin sebuah negara.
"Kemarin saya sampaikan pentingnya menjunjung tinggi etika. Etika ini harus dijaga karena kita bicara kepemimpinan nasional," ujar Anies pada wartawan di Kampung Binjai Pelombo, Riau, Rabu, (13/12/2023).
Menurutnya, menjadi seorang pemimpin negara itu turut menjaga marwah, etika kehidupan bernegara yang mana akan selalu ditemui dengan persoalan-persoalan serupa ke depannya.
"Ketika menjadi calon (presiden) pun kita dikonfrontasikan dengan persoalan-persoalan etika dan itu yang harus ditunjukkan," ungkap Anies.
Lebih lanjut, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut turut bersyukur kala mendapatkan kesempatan untuk menjelaskan visi-misi serta gagasannya apabila dirinya menjadi RI 1.
"Saya bersyukur dapat kesempatan menjelaskan, bersyukur juga dapat kesempatan mengajak publik untuk melakukan pembandingan," serunya.
"Apa yang diperbandingkan? Cara memutuskan, cara melihat persoalan, cara menyelesaikan persoalan, itu kan gambaran bahwa bila nanti bertugas kira-kira seperti itu," pungkas Anies sembari tersenyum.
Tag
Berita Terkait
-
Jika Jadi Presiden, Anies Bakal Luncurkan Program Bansos Plus
-
Anies Tuding Prabowo Tak Tahan Jadi Oposisi, TKN Beberkan Alasan Sesungguhnya
-
Bukan Prabowo, Publik Justru Anggap Anies Baswedan Jadi 'Suksesor' Jokowi
-
Grogi Hadapi Debat Cawapres, Cak Imin Berangkat Umrah Buat Tenangkan Diri?
-
Cheryl Tanzil: Pertanyaan Pak Prabowo ke Anies Soal Polusi Mewakili Suara Jutaan Ibu di Jakarta
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024