Suara.com - Terkait dengan pertanyaan terkait polusi Jakarta yang disampaikan oleh Capres no. urut 2 Prabowo Subianto kepada Capres no. urut 1 Anies Baswedan, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Prabowo Gibran, Cheryl Anelia Tanzil, menyampaikan bahwa pertanyaan tersebut mewakili suara Ibu di Jakarta.
“Pertanyaan Pak Prabowo ke Pak Anies mewakili jeritan hati jutaan emak-emak di Jakarta yang anaknya sakit pernafasan akibat polusi. Termasuk saya, Emak beranak dua juga merasakan hal yang sama.” jelas Cheryl.
Kegelisahan tersebut, menurut Cheryl sudah menjadi buah bibir di komunitas Emak-Emak, yang selalu khawatir atas kesehatan anak. Apalagi data-data yang ada menunjukkan udara Jakarta makin tidak layak hirup.
“Contohnya, Data WRI (World Resources Institute,-red) menunjukan 9 dari 10 orang Jakarta menghirup udara buruk. Data juga menunjukkan lebih dari 5.000 orang meninggal setiap tahun akibat polusi. Pasien anak banyak sekali di rumah sakit karena sakit pernafasan. Syukurlah Ini sudah menjadi perhatian Pak Prabowo, harus ada solusi terkait hal ini.” jelasnya.
Isu polusi tersebut, lanjut Cheryl, sudah lama menjadi kebingungan di masyarakat karena banyaknya versi yang berbeda dari penyebab dan ketiadaan solusi polusi di Jakarta.
“Ada yang bicara tentang PLTU, kemudian dibantah. Ada yang bicara tentang polusi kendaraan bermotor, namun juga dibantah. Ini membuat masyarakat bingung, dan dipaksa pasrah terhadap kondisi ini dan solusi-solusinya. Ini yang menjadi perhatian Pak Prabowo dan ditanyakan kepada Pak Anies yang kebetulan dulu menjabat sebagai Gubernur.” terangnya.
Terkait dengan perdebatan terkait jawaban yang diberikan oleh Anies, Cheryl menyerahkan hal tersebut kepada masyarakat.
“Biarkan masyarakat yang menilai. Namun dalam setiap masalah pasti ada faktor dalam dan faktor luar yang jadi penyebab. Seorang pemimpin tidak bisa selalu bersembunyi dan menganggap semuanya bersumber dari luar, sementara anggaran besar tersedia. Saya kira itu yang disampaikan oleh Pak Prabowo.” urainya.
Seperti yang diketahui, masalah polusi menjadi salah satu pertanyaan yang diajukan oleh Capres Prabowo Subianto. Prabowo sempat mengutip bahwa Jakarta pernah dicanangkan sebagai kota paling polusi di dunia.
Baca Juga: 3 Fakta Menarik Kirana Larasati, Tinggalkan PDIP Kini Dukung Prabowo Subianto
"Bagaimana anggaran Rp 80 triliun, Pak Anies, sebagai gubernur tidak dapat berbuat sesuatu berarti untuk mengurangi polusi," kata Prabowo dalam Debat Pertama Capres 2024 di KPU, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023).
Berita Terkait
-
TKN Prabowo-Gibran Sebut Persatuan Jokowi dan Prabowo pada 2019 Adalah Rekonsiliasi Nasional
-
TKN: Tegas dan Demokrasi Jadi Prinsip Dasar Prabowo
-
Beda Tragedi Mega Suryani dan Harun Al Rasyid, Anies Cerita 2 Korban Tewas di Debat Capres
-
Bangga Prabowo Tampil Baik dalam Debat Perdana Capres, Keponakan: Beliau Teladan Kita Semua
-
Klaim Layani Masyarakat 24 Jam Nonstop, Anies Siap Ajak Hotman Paris Bikin Hotline Paris, Apa Itu?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
"Saya Mohon Maaf," Ucapan Gibran di Tengah Duka Longsor Maut Bandung Barat
-
2 Polisi Gugur Terhimpit Truk Saat Bertugas Menuju Longsor Cisarua, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat
-
Menko PMK Pratikno Soal Longsor Bandung Barat: SAR 24 Jam Cari 83 Korban Hilang
-
Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm
-
Menteri Trenggono Ikut Presiden ke London dan Davos Sebelum Pingsan, Tapi Besok Sudah Ngantor
-
KPK Bongkar Skema Pemerasan Caperdes Pati, Bupati Sudewo Ditaksir Bisa Kantongi Rp50 Miliar
-
Kronologi Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Suara Debam Bikin Riuh
-
Soal Sengketa Tanah Jimbaran, Ombudsman RI Sebut BPN Bali Patuhi Rekomendasi
-
Hasto Kristiyanto: Satyam Eva Jayate Adalah Benteng Moral PDIP Tegakkan Kebenaran