Suara.com - Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, melempar candaan soal adanya intimidasi dan dirinya merasa diikuti orang tak dikenal selama Pilpres 2024.
Hal itu disampaikan Ganjar saat hadir dalam Rakorpimnas INKINDO 2023 di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Kamis (14/12/2023).
Awalnya ada seorang anggota INKINDO yang diberikan kesempatan bertanya dalam acara itu kepada Ganjar oleh pembawa acara.
Ketika hendak bertanya, suara orang itu kurang jelas sehingga diminta untuk lebih keras lagi menyampaikan pertanyaannya oleh si pembawa acara.
"Bapak maju saja, pakai mic saya saja, biar cepet. Singkat ya pak minta tolong langsung saja pertanyaan tidak usah pakai prolog," kata pembawa acara.
Merespons hal itu, spontan Ganjar mengeluarkan celetukannya seolah-olah sang penanya seperti sedang dalam tekanan atau intimidasi.
"Ini penanyanya kenapa diintimidasi sih?," tanya Ganjar seraya berkelakar.
Menurutnya, intimidasi biasa terjadi dalam dunia politik. Namun, kata dia, di INKINDO ini tidak boleh sampai terjadi hal tersebut.
"Biasa intimidasi di politik, tapi di Inkindo enggak boleh. Tapi nggak apa-apa silakan pak," katanya.
Baca Juga: Debat Perdana Jadi Sorotan, Anies Dinilai Jauh Lebih Unggul
Momen kelakar Ganjar pun berlanjut, ketika dirinya mengeluarkan pernyataan dalam menjawab pertanyaan, tapi suara yang dihasilkan dari micnya justru menggema.
Pada saat itu lah, Ganjar menyampaikan, dengan sarkas jika dirinya merasa selalu diikuti oleh apa pun entah itu orang hingga kekinian oleh suara.
"Kenapa selalu ada suara yang mengikuti saya ya? Saya pergi, ada yang mengikuti, sekarang di sini ada suara begitu," tuturnya.
Berita Terkait
-
Mahfud MD Siap Debat Cawapres dengan Gibran dan Muhaimin, Ganjar: Punya Kapasitas yang Bagus
-
Food Estate hanya Untungkan Korporasi, Anies: Contract Farming Lebih Baik
-
Pernah Jadi Moderator Debat Pilpres 2009, Wajah Anies Baswedan Muda Bikin Pangling
-
Disentil Anies, Sangarnya Gurita Bisnis Prabowo Subianto: Si Capres Pemilik Harta Rp 2 Triliun
-
Kunjungi Jambi, Anies Buka Kemungkinan Pembangunan Jalur Kereta di Daerah Ini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024