Suara.com - Calon presiden, Anies Baswedan mengaku dirinya siap memenuhi undangan acara debat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ihwal tersebut, dilayangkan oleh Ketua sementara, KPK Nawawi Pomolango yang disebut berniat mengundang ketiga capres untuk membahas gagasan baru dalam memberantas korupsi.
"Kalau undangan untuk berbagi pandangan, berbagi gagasan selama ini selalu siap. Boleh dicek aja, ada undangan yang kita tidak datang? Selalu datang. Apalagi jika yang mengundang KPK," kata Anies pada wartawan di Islamic Center, Bekasi, Jumat (15/12).
Selain mengatakan bahwa dirinya siap untuk berbagi gagasan, ia berharap acara tersebut juga dapat memperkuat komitmen lembaga antirasuah itu dalam memberantas korupsi.
"Kami berharap dengan begitu kepimpinan KPK berkomitmen menjunjung tinggi etika, jangan sampai pimpinan KPK tidak menjunjung tinggi etika. Bukan hanya taat hukum, tapi juga taat kode etik KPK," tukasnya.
"Saya juga berharap ada debat itu menjadi kesempatan untuk masyarakat memberikan penilaian atas para calon terkait upaya pemberantasan korupsi," tutupnya.
Berita Terkait
-
Pengamat Sebut Dukungan Ijtima Ulama ke AMIN Bisa Jadi Bumerang, Kenapa?
-
Untuk Rasa Keadilan, Anies akan Revisi Peraturan yang Merepotkan Disabilitas
-
Anies Tekankan Pentingnya Kesetaraan bagi Penyandang Disabilitas
-
Serius Berkomitmen pada Disabilitas, Timnas AMIN Punya Deputi Khusus
-
Anies Bakal Terapkan Prinsip Keadilan dalam Penyusunan Kebijakan
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024