Suara.com - Jubir Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), Muhammad Husnil menegaskan, tuduhan Miftah Maulana atau yang dikenal dengan Gus Miftah bahwa Anies tak beretika karena maju dalam pilpres kali ini, merupakan bentuk kesalahan prioritas dalam menilai etika.
"Gus Mitah salah prioritas menilai etika. Bila dulu pas di pesantren sering musyawarah atau bahstul masail, pasti bisa menyusun argumen dengan baik karena memiliki dasar pengetahuan manthiq yang cukup," kata Husnil, Minggu (17/12/2023).
Gus Miftah sebelumnya menuduh Anies tak punya etika dengan ingkar janji tak maju menjadi capres. Padahal menurutnya, sudah dibantu ratusan miliar dalam Pilgub Jakarta 2017, Jumat (15/12/2023).
Husnil menambahkan, mana mungkin kita menyamakan persoalan etika yang dipertanyakan Anies ke Prabowo terkait keputusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) yang sah secara hukum sengan persoalan janji personal Anies yang tidak maju dalam pilpres 2019 denfan konteks sekarang.
“Mana mungkin menyamakan persoalan etika yang dipertanyakan oleh Pak Anies Baswedan ke Pak Prabowo terkait keputusan MKMK yang sah secara hukum dengan persoalan janji personal Pak Anies tidak maju sebagai calon presiden 2019 dengan konteks sekarang,” ujarnya.
Kalau mau dibanding-bandingkan, lanjut Husnil, Gus Miftah bisa membandingkan etika personal antara Anies-Prabowo, Jokowi-Megawati serta Prabowo dengan pendukungnya pada 2019.
“Kalau mau banding-bandingkan, coba Gus Miftah bandingkan etika personal antara Anies Baswedan - Prabowo, Jokowi - Megawati serta Prabowo dengan para pendukungnya di 2019,” tandasnya.
Sementara itu, Anies berkali-kali membantah soal tuduhan ingkar janji ini.
“Saya sudah komit pada Pak Prabowo bahwa di 2019 saya akan konsentrasi, Jakarta dan saya tidak akan memotong pencalonannya Pak Prabowo di 2019," jelasnya.
Baca Juga: Sangkal Tuduhan TGUPP ada Ordal, Jubir Timnas AMIN: Pernyataan yang Menyesatkan
"Ketika sudah tuntas di Jakarta, saya jadi orang merdeka yang boleh mengambil keputusan apapun juga," kata Anies saat ditanya mahasiswa Jambi, Kamis (14/12).
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024