Janji-Janji Cawapres Soal Isu Ekonomi
Berikut ini adalah beberapa janji cawapres tentang isu ekonomi:
1. Muhaimin Iskandar (Cak Imin)
Cawapres nomor urut 1 akan mengusung ide "pemerataan ekonomi" dalam visi dan misinya. Untuk dapat mencapai semua itu terdapat beberapa langkah yang akan ditempuh yaitu mewujudkan alokasi APBN yang lebih menggambarkan upaya mengurangi kemiskinan serta ketimpangan ekonomi.
Kemudian, pasangan capres dan cawapres berencana akan melakukan reformasi kebijakan untuk mengoptimalkan para pekerja informal bisa mendapatkan akses kredit dari sejumlah lembaga keuangan.
Tak sampai disitu, mereka juga akan memperbaiki infrastruktur di daerah tertinggal dengan tujuan untuk meningkatkan akses masyarakat berpartisipasi di dalam kegiatan ekonomi yang produktif.
Seiring dengan itu, salah satu janji yang diumbar oleh cawapres Muhaimin Iskandar jika memenagkan Pilpres nanti adalah "memberikan akses permodalan sebesar Rp 10 juta kepada anak muda yang ingin usaha." Modal itu akan diberikan tanpa adanya agunan serta tanpa bunga.
Koordinator penyusunan visi-misi Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Wijayanto Samirin mengungkapan, syarat untuk bisa mendapat pinjaman tersebut adalah merupakan wirausahawan muda yang harus masuk dalam kelompok suatu usaha tertentu.
Tujuannya yakni agar anggota kelompok lain bisa memastikan bahwa si penerima pinjaman akan mengembalikan dana pinjaman. Dia lantas menambahkan, permodalan ini nantinya akan disalurkan oleh pihak bank. Sementara bunga pinjaman akan disubsidi oleh pemerintah yang bersumber dari APBN.
Baca Juga: 4 Aturan Main Debat Cawapres 2024, 150 Menit Dibagi Enam Segmen, Gibran Urutan Pertama
2. Gibran Rakabuming Raka
Cawapres nomor urut 2 lebih fokus untuk mendorong generasi muda masuk ke dalam dunia kewirausahaan. Di sisi lain, mereka juga akan mendorong industri kreatif dengan meluncurkan program Kartu Usaha Startup. Kartu ini berfungsi untuk pengembagan bisnis baru yang berbasis teknologi dan inovasi kreatif.
Selanjutnya, akan mendorong digitalisasi UMKM sebagai bagian dari salah satu jalan utama dalam memperkuat perekonomian di Indonesia. Akan tetapi, salah satu janji yang diwujudkan jika pasangan ini menang di Pilres 2024 adalah "membuat program kredit start-up milenial."
Gibran Rakabuming mengungkapkan, bahwa kredit start-up kum milenial diperuntukkan bagi generasi muda yang akan membuka usaha dalam bidang teknologi dan inovasi.
Program kredit start-up ini juga disebut dapat melengkapi beberapa program yang saat ini telah dijalankan oleh pemerintah seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), wakaf mikro, kredit mekar, dan juga kredit ekstra mikro.
3. Mahfud MD
Cawapres nomor urut 3 memperkenalkan ide "ekonomi unggul berdaya saing." Tertulis dalam visi-misinya, paslon nomor urut 2 ini menjanjikan sebanyak 17 juta lapangan kerja baru akan dibuka, menciptakan lingkungan usaha yang mendukung dalam pertumbuhan usaha ultra miko serta UMKM.
Kemudian, paslon nomor 2 juga berkomitmen untuk memudahkan para pelaku UMKM dalam berdagang di ruang publik. Juru bicara tim pemenangan nasional Ganjar-Mahfud, Chico Hakim, mengungkapkan vahwa pasangan calon ini akan mengalokasikan sebesar 40% tempat usaha di ruang publik khusus bagi pelaku UMKM.
Lokasi ini akan berfokus dibeberapa tempat seperti bandara, stasiun kereta, dan juga terminal bus. Selain itu, mereka juga akan mengalokasikan sebesar 50% anggaran belanja barang dan jasa pemerintah, BUMN, BUMD yang ditujukan untuk koperasi dan UMKM.
Nah itulah tadi janji-janji cawapres soal isu ekonomi. Semoga bermanfaat dan menjadi patokan untuk kita menentukan pilihan dalam Pilpres 2024.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024