Suara.com - Sudah tiga hari berlalu debat cawapres Pilpres 2024 digelar. Namun, materi debat masih menjadi pembahasan tak terkecuali bagi para politisi pendukungnya.
Awalnya, politisi PDIP, Masinton Pasaribu mengkritisi cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka yang menanyakan regulasi mengenai Carbon Capture and Storage (CCS) kepada cawapres nomor urut 3, Mahfud MD dalam debat.
Menurutnya, Gibran keliru menanyakan perihal CCS karena tidak sesuai dengan tema.
Seharusnya, kata Masinton, CCS itu bisa dibahas pada sesi debat nanti yang akan membahas soal lingkungan hidup dan energi baru.
"Pertanyaan cawapres 02 tentang carbon capture and storage jelas SALAH KAMAR, karena isu lingkungan hidup dan energi baru akan dibahas pada debat cawapres berikutnya," kata Masinton melalui akun X pribadinya @masinton dikutip Suara.com, Senin (25/12/2023).
Caleg DPR RI Dapil 2 DKI Jakarta tersebut mengingatkan Gibran, semisal ingin menanyakan soal karbon pada debat kemarin, maka sejatinya pertanyaan yang diajukan itu harus sesuai dengan tema.
"Debat cawapres kemarin adalah tentang ekonomi, perdagangan, dan lain-lain. Kalau terkait CARBON dalam perekonomian dan perdagangan yang relevan ditanyakan adalah tentang PERDAGANGAN CARBON. Paham ya SuL !! #Samsul," cuitnya.
Cuitan Masinton lantas direspons oleh anggota penasihat TKN Prabowo-Gibran, Fadli Zon.
Fadli bingung membaca kritikan Masinton. Sebab, ia masih ingat dengan jawaban Mahfud yang langsung membahas soal pembuatan undang-undang.
Baca Juga: Dear Pak Mahfud MD, Ini 10 Investor IKN yang Sudah Masuk Ada Agung Sedayu hingga Mayapada
Apabila merasa pertanyaan Gibran keliru, menurut Fadli, Mahfud bisa langsung menegaskannya.
"Tapi kok jawabannya Pak @mohmahfudmd malah tentang cara membuat undang-undang dimulai dengan naskah akademik? Harusnya bilang saja nanti dijawab pada debat ke-4 karena belum persiapan," kata Fadli melalui akun X pribadi @fadlizon dikutip Senin.
Dalam kesempatan yang sama, Fadli menekankan kalau Gibran tidak salah kamar seperti yang dituduhkan Masinton.
Sebab, ia mengatakan, isu CCS itu masih ada kaitannya dengan ekonomi hijau dan sesuai dengan tema debat.
"Jadi Mas @gibran_tweet tidak SALAH KAMAR, yang jawab lah yang SALAH PAHAM," ujar Fadli.
CCS Bikin Mahfud Skakmat
Tag
Berita Terkait
-
Respons Ganjar Soal 3 Mik Yang Dipakai Gibran Saat Debat Hingga Bikin Roy Suryo Curiga
-
Mahfud MD Datangi Gereja Katedral: Saya Gembira Umat Kristiani Bisa Beribadah Dengan Aman
-
Gelar Konsolidasi, TPD Ganjar-Mahfud Jawa Barat Deklarasikan 5 Komitmen Pemenangan
-
Tak Sekadar Dukung, JK Diyakini Akan Turun Gunung Menangkan Anies-Muhaimin
-
Dear Pak Mahfud MD, Ini 10 Investor IKN yang Sudah Masuk Ada Agung Sedayu hingga Mayapada
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil