Suara.com - Di hadapan ribuan massa pendukung dari Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN), calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk bekerja bersama dengan Gibran Rakabuming Raka dengan sebenar-benarnya serta sejujur-jujurnya untuk rakyat Indonesia jika terpilih di Pilpres 2024.
“Saya berani berdiri di depan rakyat Indonesia, makanya saya minta mandat kepada rakyat Indonesia. Berilah kesempatan kepada kami untuk bekerja sebenar-benarnya, sejujur-jujurnya demi masa depan anak dan cucu kita,” ungkap Prabowo saat menghadiri deklarasi KSPN di Bandung, Minggu (14/1/2024).
Untuk mewujudkan komitmen itu, Prabowo mengakui dirinya beserta Gibran dan Koalisi Indonesia Maju (KIM) telah menyiapkan sejumlah program yang pro kepada rakyat Indonesia, yang kemudian diberi nama ‘Strategi Transformasi Bangsa’. Salah satu program yang terdapat dalam strategi itu adalah memberi makan siang dan susu gratis untuk anak-anak Indonesia.
Dengan program itu, Prabowo meyakini jika nantinya Indonesia akan memiliki generasi penerus bangsa dengan kualitas yang andal dan mumpuni. Pada akhirnya, Indonesia akan memiliki kemampuan yang setara dengan bangsa-bangsa lain di dunia.
“Kita mulai nanti dengan memberi makan sehat, bergizi untuk seluruh anak Indonesia, termasuk yang masih di kandungan ibunya. Anak-anak Indonesia akan tumbuh cerdas, sel otaknya berkembang dengan baik, dia akan tumbuh dengan tulang-tulang yang kokoh dan kuat, dengan otot yang kuat, dia akan menjadi masa depan Indonesia. Dia akan mampu bersaing dan mengalahkan bangsa-bangsa lain. Dia akan menjadi insinyur, dokter, pengusaha, pekerja modern, nelayan modern, akan jadi bangsa yang modern,” kata dia.
“Sekali lagi, saya katakan, kita mampu sederajat, setara dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Kita mampu!” tegas Prabowo.
Ia pun mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat Indonesia dapat terus menjaga persatuan dan kesatuan agar bisa mewujudkan apa yang menjadi cita-cita bangsa ini.
“Kita harus hadapi masa depan. Kita buktikan Indonesia akan lebih hebat. Saudara-saudara, jangan mau diadu domba lagi, jangan mau dihasut. Kita bersatu untuk mengejar masa depan kita yang gemilang,” tegas dia.
Baca Juga: Bikin Riuh, Prabowo Dikerumuni untuk Selfie di Rapimnas KSPN: Joget Gemoy Tetap Curi Perhatian
Berita Terkait
-
Relawan Jakwire Prabowo Gibran Tegal Gelar Tanam Padi Petani Milenial
-
Wakil Ketua Dewan TKN Budiman Sudjatmiko : Ingin Keadilan Tanpa Mengoreksi Ketimpangan Sama dengan Omon-Omon
-
Isu Ganjar dan Anies Bersatu di Putaran Kedua, Nusron Wahid : Silahkan
-
Prabowo Safari Politik ke Sumatera dalam 2 Bulan Terakhir, Masyarakat Sambut Antusias
-
Bikin Riuh, Prabowo Dikerumuni untuk Selfie di Rapimnas KSPN: Joget Gemoy Tetap Curi Perhatian
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Sindir Orde Baru, Megawati: Soekarno Ditahan Tanpa Pengadilan karena Pak Harto Ingin Jadi Presiden
-
Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
-
LPDB Koperasi Rayakan Dua Dekade dengan Berbagi, Salurkan Ratusan Paket Bantuan Sosial untuk Lansia
-
Pesan Tegas Shin Tae-yong di Hari Kemerdekaan Indonesia
-
Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
-
Tips Jaga Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA di Musim Kemarau
-
Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya
-
Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana
-
Tak Ada Beban Biaya, Pedagang Gorengan Hingga Nasi Uduk Bebas Pakai QRIS
-
Melacak Jejak Warisan Meneer Belanda di Balik Budaya Panjat Pinang