Suara.com - Geisz Chalifah memberikan tanggapan terkait kabar bus untuk menghadiri kampanye akbar pasangan AMIN yang mendadak dibatalkan.
Dirinya menyampaikan agar memakai cara untuk mengelabui pihak yang mencoba menggagalkan kedatangan pendukung dari daerah ke Jakarta.
"Buat semua teman dari daerah yang mau datang ke Kampanye Akbar Anies di JIS. Sebaiknya tidak berkonvoi," tulis Geisz di akun X miliknya, Minggu (28/1/2024).
Lebih lanjut dia menyampaikan agar pendukung juga tidak menggunakan spanduk Anies.
"Tidak menggunakan atribut Anies saat diperjalanan. Kalau perlu pasangkan spanduk paslon lain di bus. Dengan demikian Insya Allah lancar," ungkapnya.
Diketahui, mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu mengungkap adanya dugaan tekanan yang dialami pendukung paslon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).
Lewat akun di platform X, Said Didu mengatakan, timnya sudah memesan bus untuk menghadiri kampanye akbar paslon AMIN di Jakarta Intenasional Stadium (JIS) pada 10 Februari 2024.
Namun secara tiba-tiba kata dia, pesanan bus itu dibatalkan sepihak dengan alasan tidak masuk akal. Padahal menurut Said Didu, pihaknya sudah membayar uang sewa bus.
"Tim saya sudah pesan bus untuk acara kampanye akbar pasangan AMIN di JIS tanggal 10 Februari dua hari lalu dan sudah dibayar. Hari ini kami ditelepon bahwa dibatalkan dengan alasan yang tidak masuk akal," ujar dia.
Hal ini memunculkan dugaan adanya tekanan dari pihak tertentu agar tidak bisa hadir di acara kampanye akbar AMIN. "Tekanan makin jauh?" tanya Said Didu.
Berita Terkait
-
Prabowo dalam Tekanan! Media Asing Sebut Anies Baswedan Saat Rupiah dan IHSG Kompak Jebol
-
Pemakaman Ali Khamenei Digelar Juni, Jutaan Pelayat dari Berbagai Negara Diperkirakan Hadir
-
Anies Baswedan Skakmat Seskab Teddy yang Sebut Dino Patti Djalal 'Pejabat Cuma 3 Bulan'
-
Daftar Karya Ahmad Bahar: Pernah Tulis Buku Jokowi, Gibran Hingga Anies Baswedan
-
Anies Baswedan ke Wisudawan UGM: Lulusan di Masa Sulit, Cari Kerja Sedang Menantang
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024