Suara.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengunjungi kantor redaksi Suara.com di bilangan Jakarta Selatan, Jumat (2/2/2024).
Kedatangan keponakan Prabowo ini, menceritakan sisi lain kepribadian sang paman yang kini jadi pusat perhatian warga sebagai calon presiden nomor urut 2 di Pilpres 2024. Ia blak-balakan, mulai dari kabar sang capres sedang perawatan kondisi kesehatan hingga respons kubu Prabowo mengenai berbagai isu politik terkini.
"Sekitar dua hari lalu saya dihubungi wartawan berjubel, semua pada nanya; mbak mbak dia (Prabowo) lagi dirawat?" kata Saraswati menceritakan kepada Suara.com.
Padahal, kata dia, ketika itu dirinya bersama keluarga sedang mendampingi Prabowo di sebuah mall di kawasan Jakarta Selatan. Prabowo sendiri sedang berbicara di hadapan ratusan pendukung.
"Jadi kami langsung (bertanya-tanya), ini wartawan informasinya dari mana ya. Maksudnya semua pada nanya itu semua, padahal jelas-jelas ratusan orang lagi di depan dia (Prabowo) gitu kan," ucapnya.
"Hari berikutnya, pagi pula masih ada yang nanyain; 'Mbak lagi dirawat?' Ya ampun, apa nggak lihat di YouTube-nya beliau lagi live gitu loh, lagi live Instagram, beliau lagi joget di Malang," tuturnya.
Mengenai asal muasal Goyang Gemoy, ia juga tak tahu.
"Karena sebenarnya Pakde saya itu nggak bisa joget. Ya jogetnya kayak gitu. Itu kan pencak silat, tapi rupanya pada suka semua, ya udah jogetin aja," ucapnya.
Saraswati pun menanggapi soal kubu Prabowo-Gibran lamban dalam merespons isu terkini. Menurut dia, pihaknya lebih fokus turun ke lapangan untuk bertemu masyarakat.
Baca Juga: Sebut Budiman Berani Lawan Orba saat Masih Muda, Prabowo: Dunia Ini Milik Kalian
Sebab, kata dia, tak semua masyarakat menonton televisi tentang Prabowo-Gibran. Terlebih, pihaknya menyadari media juga ada yang tidak pri kubu mereka.
"Tidak semua media di kubu kita juga gitu ataupun netral. Biasanya kalau itu kaitannya dengan yang mereka support, cepat mereka mengundang untuk membahas isunya. Tapi kalau kita, tidak semua hal yang istilahnya diserang ke kita itu harus kita tanggapin lah," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024