Suara.com - Sejumlah alumni Universitas Indonesia (UI) mendeklarasikan dukungan kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Deklarasi tersebut disampaikan oleh Gridanya Medha Laidha dan Muhammad Syaeful Mujab sebagai perwakilan alumni UI Bersama Ganjar-Mahfud.
"Kami adalah sebagian warga negara Indonesia yang sangat beruntung, karena mendapatkan kesempatan kuliah di Universitas Indonesia, kampus perjuangan yang memiliki sejarah panjang," kata Medha dan Mujab secara bersamaan di One Bell Park, Jakarta Selatan, Sabtu (3/2/2024).
"Oleh sebab itu, kami merasa bertanggung jawab untuk selalu memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara, sebagai tanda terima kasih dan cinta kami kepada ibu pertiwi," lanjut mereka.
Dalam deklarasi tersebut, mereka juga menyampaikan bahwa dukungan kepada Ganjar-Mahfud merupakan bukti komitmen dan konsistensi menentukan sejarah perjalanan bangsa.
Menurut mereka, jejak dan reputasi Ganjar-Mahfud menjadi alat ukur nilai kualitatif yang meyakinkan pasangan calon nomor urut 3 itu merupakan sosok pemimpin yang tepat dengan integritas, pengalaman, dan prestasi.
"Orang cerdas wajib menuntun dan mengarahkan komunitas lingkungannya ke arah yang lebih baik, ke tingkat yang lebih berkualitas dan lebih bermanfaat," ujarnya.
"Orang cerdas wajib memberi contoh yang baik dengan memilih pemimpin yang cerdas pula, yang memiliki etika, budi pekerti, yang taat hukum, yang mampu menolak segala keburukan dan kecurangan serta mampu mengelola negara ini dengan baik," tambahnya.
Sekadar informasi, Ganjar dan Mahfud menghadiri deklarasi tersebut. Keduanya didampingi Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid; Dewan Pembina TPN Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid; Deputi Bidang Hukum dan Advokasi TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis; dan Caleg PDIP Once Mekel.
Baca Juga: Ahok Ikut Kampanye Akbar di GBK Senayan, Ganjar Yakin Dulang Suara Pemilih Jakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup
-
Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI
-
RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?